Berita

Ketua KPK Setyo Budiyanto memberikan keterangan di sela acara Hakordia 2025. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Prabowo Absen di Hakordia 2025, Ketua KPK: Kami Tetap Merasakan Kehadiran Presiden

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 18:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto absen di puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Komplek Kepatihan Yogyakarta. Namun, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan, semangat dan kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu tetap terasa.

“Bapak Presiden memang hari ini tidak hadir, tapi suasana dalam pelaksanaan ini kami tetap merasakan kehadiran beliau,” kata Setyo kepada wartawan di sela acara, Selasa 9 Desember 2025.

Setyo menjelaskan, sejak awal KPK sudah menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Hakordia 2025 digelar sejak 6 hingga 9 Desember. Namun, karena Presiden Prabowo memiliki agenda kenegaraan yang sudah terjadwal jauh hari, kehadiran kepala negara urung terwujud.


"Kami sudah menjelaskan rundown kegiatan tanggal 6, 7, 8, dan 9. Tapi karena memang sudah ada agenda kenegaraan yang direncanakan sebelumnya, sehingga kegiatan ini beliau tidak bisa hadir,” ujarnya.

Meski begitu, Setyo menilai absennya Prabowo tidak mengurangi bobot peringatan Hakordia tahun ini. Kehadiran Presiden telah diwakili oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih (KMP) serta para pimpinan lembaga negara.

"Ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap kegiatan yang dilakukan KPK cukup besar, cukup luar biasa," pungkas Setyo.

Presiden Prabowo diketahui melakukan kunjungan kenegaraan ke Pakistan. Momen kedatangan kepala negara diunggah akun Instagram Kedutaan Besar Pakistan untuk Indonesia, @pakinindonesia.

Prabowo mendapat sambutan kehormatan langsung dari Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Muhammad Shehbaz Sharif di Pangkalan Udara Nur Khan.

Dalam unggahan tersebut juga disebutkan, kunjungan Prabowo ke Pakistan dilakukan atas undangan langsung PM Muhammad Shehbaz Sharif. Lawatan kenegaraan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 8–9 Desember 2025.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya