Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Reuters)

Bisnis

Trump Izinkan Nvidia Jual Chip AI Canggih ke China

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 17:44 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan lampu hijau bagi raksasa teknologi Nvidia untuk menjual chip kecerdasan buatan (AI) canggih mereka, H200, ke China.

"Kami akan melindungi keamanan nasional, menciptakan lapangan kerja Amerika, dan mempertahankan keunggulan Amerika dalam AI,” kata  Trump  melalui media sosialnya, Truth Social, pada Senin 8 Desember 2025.

Larangan tersebut sempat dicabut pada Juli 2025, tetapi Trump menuntut Nvidia membayar 15 persen pendapatannya di China kepada pemerintah AS.


Kebijakan baru ini berlaku juga bagi produsen chip AS lainnya seperti AMD. Keputusan itu muncul setelah lobi intensif CEO Nvidia Jensen Huang, yang pekan lalu mendatangi Washington untuk menggalang dukungan.

"Kami mengapresiasi keputusan Presiden Trump yang mengizinkan industri chip Amerika bersaing untuk mendukung lapangan kerja dan manufaktur bergaji tinggi di Amerika," kata pihak Nvidia, dikutip dari BBC, Selasa 9 Desember 2025.

Nvidia menyebut, chip H200 merupakan satu generasi di bawah chip Blackwell yang kini dianggap sebagai semikonduktor AI tercanggih. 

Meski begitu, perusahaan tetap menilai keputusan ekspor ini strategis. Dalam pernyataan lanjutan, Nvidia menegaskan, pihaknya hanya menawarkan H200 kepada pelanggan komersial yang disetujui dan telah diperiksa oleh Departemen Perdagangan.

Dilansir dari CNBC, saham Nvidia naik tipis setelah kabar tersebut. Sementara itu, Trump menyatakan bahwa 25 persen dari penjualan akan dibayarkan kepada Amerika Serikat merujuk pada pungutan yang wajib dibayar perusahaan. 

Di sisi lain, Beijing sebelumnya mengarahkan perusahaan teknologi lokal untuk menolak chip H20 lama dan mendorong penggunaan semikonduktor buatan dalam negeri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya