Berita

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya (Foto: Dok. PBNU)

Nusantara

Gus Yahya Ajak Warga Nahdliyin Bersatu Bantu Daerah Terdampak Bencana

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 16:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyebut bencana yang melanda Sumatera membutuhkan gerakan besar dan terorganisasi. Situasi ini digambarkan sebagai beban yang tak bisa ditangani sendiri.

Sehingga warga Nahdliyin perlu dimobilisasi untuk hadir sebagai kekuatan solidaritas nasional. Dalam semangat itulah PBNU meluncurkan program Solidaritas 1 Juta Keluarga NU untuk Korban Bencana Alam, sebuah ajakan gotong royong melalui platform filantropi NU Online.

“Gagasannya adalah kita ingin memobilisasi keluarga-keluarga NU untuk berpartisipasi menyumbangkan bagi Penanggulangan bencana ini. Kira-kira satu keluarga kita harapkan bisa berkontribusi Rp20 ribu per keluarga,” ujarnya di Plaza PBNU, Jalan Kramat Raya No 164, Jakarta pada Selasa, 9 Desember 2025.


Konsolidasi lembaga dan badan otonom (banom) di lingkungan NU dapat saling bahu-membahu terhadap sesama dari tingkat pusat hingga ranting. Menurutnya, NU harus memberikan kontribusi yang luar biasa lagi secara lebih luas dan nasional.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah (LAZISNU) PBNU Moesafa menyampaikan bahwa Tim NU Peduli bergerak cepat dalam penyaluran bantuan kebencanaan, terutama bencana yang sedang melanda Provinci Aceh, Sumatra Barat (Sumbar), dan Sumatra Utara (Sumut). 

“Kami, NU Peduli yang terdiri dari semua lembaga dan badan otonom di bawah lingkungan NU memberikan peran serta di bencana Sumbar, Sumut, dan Aceh dengan mendirikan banyak posko di tiga provinsi yang ada,” ujarnya. 

Ia menyampaikan bahwa Tim NU Peduli telah melakukan pendistribusian dan pendampingan kepada warga terdampak di posko NU Peduli. Bantuan yang telah diberikan antara lain sembako berupa beras, minyak, dan telor, pakaian bersih, air mineral, serta obat-obatan. 

“Hingga per 7 Desember 2025, kami telah menghimpun Rp556 juta dari berbagai platfrom dan sementara ini kita telah distribusikan Rp225 juta,” terangnya. 

Penyaluran donasi akan terus berlangsung hingga keadaan ketiga provinsi terdampak bencana yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh pulih kembali.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya