Berita

Ilustrasi

Bisnis

Inovasi Bobibos, Hyundai Pelajari Performa dan Durabilitas pada Mesin

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 16:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia sedang gencar membuat energi terbaru mulai dari Pertamina Green, program B50 sampai temuan terbaru Bobibos. 

Energi terbarukan ini tentu sejalan dengan program asta cita Presiden Prabowo Subianto. Industri otomotif pun menyambut antusias energi terbarukan, salah satunya dengan Bobibos yang terbuat dari jerami.

Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto mendukung perkembangan inovasi bahan bakar nabati di Indonesia. 


"Inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen global Hyundai, progress for humanity, serta mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pemanfaatan energi yang lebih bersih," kata Fransiscus dalam keterangan tertulis, Selasa 9 Desember 2025.

Fransiscus menegaskan Hyundai akan terus mengikuti perkembangan teknologi bahan bakar terbarukan termasuk Bobibos guna memastikan kendaraan mereka tetap bisa melaju dengan baik.

"Kami akan terus memantau untuk memastikan kendaraan Hyundai tetap memiliki performa optimal dan daya tahan sesuai standar global," ujarnya.

Fransiscus juga menegaskan komitmen Hyundai untuk mendukung inovasi bahan bakar ramah lingkungan. Hyundai juga memastikan kepatuhan terhadap kebijakan serta proses standarisasi yang ditetapkan regulator. 

"Kami siap beradaptasi dengan berbagai kebijakan energi baru demi mendukung ekosistem transportasi yang lebih berkelanjutan di Indonesia," katanya.

Semakin banyaknya inovasi BBN yang muncul, Hyundai berharap kolaborasi antara industri otomotif, pemerintah, dan lembaga riset dapat terus diperkuat untuk mempercepat transisi menuju masa depan energi bersih di Tanah Air.

Bobibos merupakan inovasi terbaru anak bangsa yang merupakan bahan bakar dari jerami. Berdasarkan hasil lab lemigas hasil RON 98,1.

Saat ini Bobibos masih menunggu regulasi pemerintah untuk bisa diedarkan di masyarakat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya