Berita

Pertamina menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban bencana di Aceh. (Foto: Dok Pertamina)

Politik

Pertamina Hadir di Garis Depan Bantu Masyarakat Terdampak Bencana

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 13:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertamina menunjukkan kehadiran nyata di tengah masyarakat pada masa-masa sulit bencana seperti yang terjadi di Sumatera. Tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga solidaritas nasional melalui aksi kemanusiaan. 

Menurut Pengamat Ekonomi Universitas Andalas Padang, Sri Maryati, hal tersebut terlihat dari berbagai langkah yang dilakukan Pertamina untuk membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

“Pertamina tidak hanya menjalankan perannya sebagai BUMN penyedia energi, tetapi juga menunjukkan empati mendalam sebagai bagian integral dari masyarakat Indonesia yang siap membantu masyarakat menghadapi masa-masa sulit akibat bencana,” ujar Sri lewat keterangan resminya, Selasa. 9 Desember 2025.


Menurutnya, peran strategis Pertamina tampak melalui penyaluran bantuan logistik dan penjagaan pasokan energi di wilayah terdampak.

“Pertamina telah berperan dalam membantu penanganan bencana di Sumatera melalui penyaluran bantuan logistik dan menjaga ketersediaan energi di daerah terdampak, serta menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk pemulihan masyarakat,” katanya.

Peran Pertamina melalui program Pertamina Peduli dan TJSL, termasuk bantuan air bersih dan sembako, adalah manifestasi nyata solidaritas nasional. Sebagai BUMN, Pertamina memiliki mandat ganda untuk mencari keuntungan sekaligus memberikan pelayanan publik bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran fisik BUMN di lokasi bencana menunjukkan negara hadir dan bekerja, sehingga dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan, seluruh upaya tersebut sejalan dengan nilai yang selama ini diusung Pertamina.

“Semboyan ‘Energi Merajut Asa’ mencerminkan komitmen Pertamina untuk terus hadir dan menjaga kebutuhan masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun darurat,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

UI Investigasi Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa

Selasa, 14 April 2026 | 16:12

Miris, Makin Banyak Perusahaan Tak Buka Lowongan Kerja

Selasa, 14 April 2026 | 16:11

Pramono Dukung Pemberantasan Premanisme di Jakarta

Selasa, 14 April 2026 | 16:03

Jemaah Haji Tak akan Terbebani Kenaikan Ongkos Penerbangan

Selasa, 14 April 2026 | 16:02

Seruan Kudeta Presiden Prabowo Ancaman Serius

Selasa, 14 April 2026 | 15:46

Israel dan Lebanon Gelar Perundingan Damai di Washington

Selasa, 14 April 2026 | 15:43

Menteri Haji Janji Antrean Tidak Dihapus meski Ada War Tiket

Selasa, 14 April 2026 | 15:36

Aboe Bakar Minta Maaf terkait Pernyataan Madura dan Narkoba

Selasa, 14 April 2026 | 15:14

Tak Masuk Akal Nasdem Gabung Gerindra

Selasa, 14 April 2026 | 15:06

China Minta Semua Pihak Menahan Diri usai AS Blokade Selat Hormuz

Selasa, 14 April 2026 | 14:52

Selengkapnya