Berita

Pesawat pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 terbang dalam formasi khusus, diapit tiga jet JF-17 di sisi kanan dan tiga di sisi kiri (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Momen Enam Jet Tempur Pakistan Kawal Pendaratan Prabowo di Islamabad

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 12:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Enam jet tempur JF-17 Thunder milik Angkatan Udara Pakistan dikerahkan untuk mengawal pesawat Presiden Prabowo Subianto saat memasuki wilayah udara Islamabad, Senin, 8 Desember 2025.

Dalam video yang dibagikan Kedutaan Besar Pakistan melalui akun Instagram resmi @pakinindonesia, terlihat pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 terbang dalam formasi khusus, diapit tiga jet JF-17 di sisi kanan dan tiga di sisi kiri.

Momen itu turut disertai komunikasi radio antara pilot jet Pakistan dan Presiden Prabowo Subianto.


"Bangsa Pakistan menyambut Yang Mulia Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. Atas nama Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan, saya menyampaikan ucapan selamat khusus kepada tamu terhormat kami dan mempersembahkan tiga pesawat J-17 di sayap kanan dan tiga pesawat J-17 di sayap kiri," ungkap pilot jet.

Prabowo kemudian membalas penghormatan tersebut dengan penuh apresiasi.

“Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. Saya ingin mengucapkan terima kasih atas pengawalan yang Anda berikan. Hormat saya yang setinggi-tingginya kepada para pilot Angkatan Udara Pakistan yang gagah berani," ujar Presiden RI.

Prabowo mendarat dengan aman di Nur Khan Base Airport sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Ia disambut langsung oleh Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif.

Upacara kehormatan digelar dengan jajar pasukan, dentuman 21 kali Gun Salute, serta pemberian rangkaian bunga oleh seorang anak kecil yang menambah suasana hangat penyambutan kenegaraan tersebut.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan dinilai memiliki makna historis karena bertepatan dengan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Pakistan.

Kehadiran Prabowo juga membawa kembali memori hubungan kuat kedua bangsa yang pernah ditandai oleh kunjungan Presiden Sukarno ke Pakistan pada 1950, yang menjadi fondasi awal persahabatan kedua negara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya