Berita

Beras (Foto: Humas Kementan)

Nusantara

Kementan Kawal Ketat 10 Ribu Ton Beras Bantuan untuk Sumatera

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 07:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan ajakan tegas kepada seluruh masyarakat untuk menjadi mata dan telinga pemerintah dalam mengawal penyaluran masif bantuan beras bagi korban bencana di Sumatera. 

Hal ini ditekankan untuk memastikan setiap butir beras tersalurkan dengan transparan dan tepat sasaran.

Hingga saat ini, pemerintah telah menggelontorkan 1.200 ton beras senilai Rp16 miliar. Namun, total komitmen bantuan yang akan disalurkan mencapai 10.000 ton.


"Keterlibatan publik adalah elemen kunci. Dalam situasi seperti ini, concern utama kami adalah memastikan semua bentuk bantuan bisa disalurkan dengan cepat dan tepat," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan, Moch. Arief Cahyono, dalam keterangannya di Jakarta, Senin 8 Desember 2025.

Di tengah tantangan logistik yang berat, Kementan menempatkan pengawasan publik sebagai benteng pertahanan utama terhadap potensi penyimpangan di lapangan.

Masyarakat diimbau keras untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan dugaan penyelewengan bantuan. Kementan juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif publik yang telah menjaga akuntabilitas proses distribusi.

“Penyaluran bantuan menghadapi berbagai kendala yang tidak mudah. Untuk itu, kami mengapresiasi semua pihak yang terlibat untuk memastikan masyarakat terdampak bisa secepatnya mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Arief menegaskan, pemerintah mengerahkan strategi all-out untuk mengatasi kendala penyaluran. Bantuan dikirim melalui jalur darat, laut (menggunakan KRI), hingga udara (pesawat Hercules), berkat dukungan penuh TNI.

Di lokasi dengan akses terputus, Kementan mengambil langkah adaptif, menggunakan moda transportasi alternatif seperti bentor atau perahu kecil untuk menembus permukiman yang sulit dijangkau.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya