Berita

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo dan wartawan senior Hersubeno Arief. (Foto: YouTube Hersubeno Point)

Politik

Gatot Nurmantyo: Negeri Ini Milik Siapa dan Hendak Dibawa ke Mana?

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 05:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penyakit yang dialami oleh negara Indonesia sangat masif dan membahayakan kehidupan rakyat.

Hal itu disampaikan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berbincang dengan wartawan senior Hersubeno Arief dikutip dalam kanal YouTube Hersubeno Point, Selasa, 9 Desember 2025. 

“Penyakit itu adalah proses pelucutan negara sedikit demi sedikit oleh tangan-tangan yang justru berada di dalam tubuh negara itu sendiri. Selama kepemimpinan nasional tidak berani membuka mata terhadap proses pengikisan internal ini maka negara akan terus dirongrong dari dalam dan rakyat terus menanggung konsekuensinya,” kata Gatot.


Mantan Panglima TNI itu menyebut bahwa masa depan Indonesia tergantung pada kemampuan negara mengungkap dan menghentikan sabotase negara yang tengah berlangsung.

“Indonesia butuh kepemimpinan yang melihat musuh yang tidak tampak. Bukan musuh yang datang dari luar, tapi musuh yang tumbuh dari konfigurasi kebijakan kelembagaan dan jaringan kepentingan internal,” jelasnya.

“Selama musuh itu tidak ditindak tegas maka selalu timbul pertanyaan yang terus menggema di wacana publik: negeri ini milik siapa dan hendak dibawa ke mana? Itu kira-kira,” tandasnya.


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya