Berita

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Pemulihan Jalur Sumatera Dikebut Jelang Nataru

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 16:01 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Banjir dan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera memutus akses jalan dan jembatan, membuat mobilitas warga terganggu.

Jelang Natal dan Tahun Baru, pemerintah kini memprioritaskan pemulihan konektivitas dengan mempercepat penyambungan ruas jalan yang terputus akibat terjangan air dan longsor.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti menyatakan pihaknya langsung bergerak di lapangan untuk memastikan jalur yang terdampak bisa kembali dilalui secepat mungkin.


"Konektivitas untuk yang di Sumatera ini kami sedang berupaya untuk menyambungkan jalan-jalan yang akibat pasca bencana kemarin terputus," ujarnya usai rapat kerja dengan Komisi V DPR di Senayan, Jakarta, Senin, 8 Desember 2025.

Upaya tersebut dilakukan melalui pemasangan kabel baja sementara, pembersihan material lumpur, serta penyiapan jembatan darurat agar akses penting bisa kembali dibuka.

Menurut Diana, titik-titik yang paling terdampak saat ini menjadi fokus utama penanganan karena menjadi jalur vital bagi distribusi logistik dan pergerakan warga.

Tim PUPR berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses perbaikan tidak terkendala cuaca maupun medan yang sulit.

Targetnya, akses penting dapat kembali tersambung dalam waktu dekat demi menjaga kelancaran arus masyarakat, terutama selama periode libur akhir tahun.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga menyampaikan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Komisi V DPR dan BNPB terkait persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru.

"Kami benar-benar rapat berharian dengan Komisi V dan BNPB untuk melakukan koordinasi terkait dengan persiapan penyelenggaran angkutan Nataru," katanya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya