Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Nomura: Kredit Perbankan Diprediksi Masih Tumbuh Lesu di 2026

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 12:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pertumbuhan kredit perbankan Indonesia diperkirakan belum akan pulih sepenuhnya pada 2026. Dalam laporan terbarunya, analis Nomura, perusahaan holding keuangan Jepang dan anggota utama dari Nomura Group,  memperkirakan kinerja kredit tahun depan masih berada di jalur moderat, lebih baik sedikit dari 2025, namun tetap jauh di bawah capaian kuat pada 2023-2024.

Salah satu perhatian utama Nomura adalah performa bank-bank kecil. Institusi keuangan skala menengah dan kecil diprediksi mencatat pertumbuhan kredit yang lebih terbatas karena menghadapi dua tantangan besar, yaitu basis pendanaan yang lebih rapuh dan biaya dana yang cenderung lebih tinggi. Kondisi tersebut membuat ruang ekspansi kredit mereka lebih sempit dibandingkan bank-bank besar.

Meski begitu, Nomura menilai situasi likuiditas perbankan secara keseluruhan masih aman. Pemerintah disebut terus melanjutkan berbagai inisiatif untuk menjaga arus likuiditas, ditambah dengan pola belanja fiskal yang semakin terarah pada penguatan aktivitas ekonomi. Kedua faktor ini dinilai mampu menjadi bantalan stabilitas pada sektor perbankan.


Dalam laporan yang sama, Nomura menegaskan bahwa bank-bank besar tetap menjadi pilihan utama. Lembaga dengan akses kuat terhadap dana murah (CASA) serta jaringan transaksi yang luas, dinilai paling siap menjaga pertumbuhan kredit secara stabil. 

Selain itu, karakteristik tersebut memberi mereka kemampuan lebih baik untuk mempertahankan net interest margin (NIM) di tengah tekanan biaya dana yang masih tinggi.

Dengan kombinasi dana murah yang solid dan skala bisnis yang lebih mapan, bank-bank besar dipandang akan tetap menjadi penopang utama dalam pemulihan kredit perbankan tahun 2026.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya