Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Kemlu Pakistan Umumkan Rencana Kunjungan Prabowo ke Islamabad 8-9 Desember

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 11:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Pakistan melaporkan rencana kunjungan resmi Presiden RI Prabowo Subianto ke Islamabad pada 8-9 Desember 2025.

Dikatakan bahwa Perdana Menteri Pakistan, Muhammad Shehbaz Sharif mengundang langsung Presiden Prabowo ke Pakistan. 

Ini akan menjadi kunjungan pertama Presiden Prabowo ke Pakistan. Kunjungan presiden terakhir dari Indonesia dilakukan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada tahun 2018. 


Di samping itu, lawatan kali ini memiliki arti penting karena bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Pakistan. 

"Kunjungan mendatang ini memiliki makna yang lebih penting karena bertepatan dengan peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Pakistan dan Indonesia," ungkap Kemlu Pakistan, seperti dikutip Senin, 8 Desember 2025.

Selama berada di Islamabad, Presiden Prabowo dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif.

Ia juga akan bertemu Presiden Pakistan Asif Ali Zardari. Selain itu, Kepala Staf Angkatan Darat dan Kepala Pertahanan Pakistan, Field Marshal Syed Asim Munir, juga direncanakan melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo.

Kedua belah pihak diperkirakan membahas penguatan kerja sama bilateral dan menjajaki peluang baru, termasuk di sektor perdagangan, investasi, pertahanan, kesehatan, TI, iklim, pendidikan, dan budaya, serta meningkatkan kolaborasi di tingkat regional dan global. 

Beberapa Nota Kesepahaman (MoU) diperkirakan akan ditandatangani selama kunjungan tersebut.

"Kunjungan Presiden Prabowo akan memberikan kesempatan penting untuk mempererat hubungan bilateral dan memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, yang berkontribusi pada pertumbuhan dan diversifikasi kemitraan yang berkelanjutan antara kedua negara," tandas laporan tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya