Berita

Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi (Puspen TNI)

Pertahanan

Dari Udara, Laut, hingga Darat: TNI Kerahkan Kekuatan Penuh untuk Rakyat Sumatera

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 10:27 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Markas Besar TNI memastikan seluruh unsur tri matra; TNI AD, TNI AL, dan TNI AU, bergerak maksimal dalam operasi penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Hal ini disampaikan Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

“Kami pastikan negara hadir untuk menyelesaikan segala permasalahan akibat bencana di tiga provinsi ini. TNI sebagai bagian dari negara juga hadir, bekerja dan bertindak semaksimal mungkin dengan seluruh sumber daya yang ada,” ujar Osmar Silalahi, Minggu, 7 Desember 2025.


Hingga hari ini, lebih dari 30.000 prajurit dari seluruh matra telah dikerahkan untuk mempercepat penanganan dampak bencana.

Tak habya itu, TNI juga mengoptimalkan penggelaran alutsista, di antaranya 18 pesawat angkut yang meliputi A-400M, Hercules, CN-295, hingga Cassa, serta 36 helikopter dari ketiga matra.

Dari laut, dukungan hadir melalui 16 kapal perang, terdiri atas 14 KRI dan 2 Kapal ADRI yang fokus mendistribusikan logistik dan kebutuhan mendesak lainnya.

Hingga kini, distribusi bantuan melalui udara telah mencapai 314 ton, termasuk metode airdrop dan helibox.

“Hari ini, TNI kembali mengirimkan 6 ton melalui airdrop dalam 36 bundel, serta 400 kilogram bantuan lewat helibox. Sementara itu, jalur laut telah menyalurkan 1.218 ton. Total bantuan logistik yang sudah didistribusikan TNI mencapai 1.559 ton,” jelas Osmar.

Selain distribusi bantuan, TNI juga mempercepat pembangunan jembatan Bailey di sejumlah wilayah yang terputus akibat bencana.

"Di Aceh, terdapat tiga unit yang sedang dibangun dan tiga unit dalam proses pengiriman. Di Sumatera Barat telah dibangun dua unit, dan dua unit juga masih dalam tahap pengiriman. Sedangkan di Sumatera Utara, telah dibangun dua unit, dan dua jembatan tambahan dalam proses pengiriman untuk segera dipasang," kata Osmar.

Osmar menegaskan bahwa perpaduan percepatan logistik dan pemulihan infrastruktur akan membantu wilayah terdampak segera bangkit.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:47

Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:33

Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:13

Reaksi Menkeu Purbaya Ada Anak Buah Punya Safe House Barang Korupsi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:37

Gerindra Sebar Bibit Pohon Simbol Keberlanjutan Perjuangan

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:25

Gus Yusuf Kembali ke Dunia Pesantren Usai Mundur dari PKB

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:15

Bahlil Siap Direshuffle Prabowo Asal Ada Syaratnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:12

Dasco Jaga Kenegarawanan Prabowo dari Ambisi Jokowi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:05

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:53

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:29

Selengkapnya