Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Minta Menkes Kerahkan Dokter Magang ke Lokasi Bencana

MINGGU, 07 DESEMBER 2025 | 22:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk segera mengerahkan tenaga dokter magang ke berbagai daerah terdampak bencana di Sumatera. 

Instruksi itu disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan bencana se-Sumatera yang digelar di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu, 7 Desember 2025. 

Dalam rapat tersebut, Menkes Budi melaporkan bahwa sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah bencana mengalami kekurangan tenaga medis karena sebagian dokter lokal ikut menjadi korban. 


“Kita kekurangan dokter karena dokter di sana jadi korban juga,” ujar Budi.

Ia kemudian meminta dukungan tambahan personel medis untuk memperkuat pelayanan. 

“Jadi saya minta tolong juga Pak Menhan kalau boleh saya butuh sekitar 300 dokter 3 bulan ke depan untuk ngisi sampai mereka jadi. Saya atasi sebagian, tapi kalau boleh TNI-Polri kan lebih gampang mobilisasinya,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Presiden Prabowo langsung menanyakan kemungkinan pengerahan dokter koas atau magang ke lokasi darurat. 

“Sekarang saya tanya kalau koas boleh nggak diterjunkan? Sudah boleh?” tanya Prabowo.

Menkes Budi kemudian menjelaskan bahwa yang dapat diturunkan adalah dokter internship, dengan syarat adanya pendamping. 

“Yang internship, Pak, tapi memang harus ada dokter pendamping. Saya sebenarnya kalau diizinkan saya pinjam 300 dokter, kita deploy 3 bulan ke puskesmas-puskesmas,” ujarnya.

Prabowo menilai opsi tersebut dapat segera dijalankan. Ia meminta Menkes mengecek jumlah dokter magang yang tersedia untuk membantu korban bencana Sumatera.

“(Internship) bisa ya? Dia kan practice sudah bisa. Sekarang dicek ya Pak, internship kita sudah berapa yang bisa? 74? Bisa juga kan? Ya kalau koasnya. Saya kira bisa itu perguruan tinggi dikerahkan juga internnya, internship,” tegasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya