Berita

Bantuan logistik TNI. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

TNI Pastikan Negara Hadir Atasi Dampak Bencana di Sumatera

MINGGU, 07 DESEMBER 2025 | 02:02 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI terus mengintensifkan operasi kemanusiaan dalam penanganan dampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah didampingi Kadispenal Laksma TNI Tunggul serta perwakilan Dinas Penerangan TNI AD dan TNI AU dalam keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu, 6 Desember 2025.

Dalam konferensi persnya, Kapuspen TNI menyampaikan bahwa total personel yang terlibat saat ini mencapai 30.864 prajurit. Dalam mendukung mobilisasi logistik dan personel, TNI telah mengerahkan secara keseluruhan total alutsista yang terlibat mencapai 70 unit. 


“Jumlah pesawat angkut 18 pesawat, helikopter 36 helikopter, Kapal TNI yang dilibatkan ada 16 kapal, 14 KRI dan 2 ADRI,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapuspen TNI menjelaskan bahwa distribusi bantuan kemanusiaan tersebut terus dipercepat melalui jalur udara dan laut, dengan total bantuan udara dari Lanud Halim Perdanakusuma ke berbagai pangkalan aju mencapai 271,39 ton, ditambah bantuan melalui airdrop 26,22 ton, serta bantuan lewat jalur laut sebanyak 968 ton, sehingga total bantuan logistik yang telah tiba di wilayah terdampak mencapai 1.265,61 ton.

Di sektor pemulihan infrastruktur, Kapuspen TNI mengungkapkan bahwa TNI juga mempercepat pembangunan akses jalan yang terputus dengan membangun jembatan Bailey. 

Tercatat total 18 jembatan dalam berbagai tahapan pengerjaan, dengan rincian enam unit di Aceh yang sedang dibangun, dua di Kabupaten Bireuen, serta empat lainnya masih dalam proses pembangunan juga. Di Sumatera Barat terdapat delapan titik pembangunan jembatan, sementara di Sumatera Utara empat titik. 

Selain itu, TNI mengoperasikan 21 dapur umum dan dapur lapangan yang tersebar di Provinsi terdampak tersebut untuk memastikan kebutuhan konsumsi harian para korban bencana tetap terpenuhi, serta mengerahkan sembilan unit mobil RO (Reverse Osmosis) guna menyuplai air bersih yang layak konsumsi, terutama di wilayah pengungsian dan daerah dengan keterbatasan sumber air. 

Kapuspen TNI juga menyinggung upaya pemulihan layanan kesehatan di Aceh Tamiang, di mana personel Kodim setempat telah dikerahkan sejak Kamis untuk membersihkan akses menuju rumah sakit yang sebelumnya tertutup akibat banjir. 

“Alhamdulillah, upaya perbaikan layanan publik terus dilaksanakan oleh prajurit-prajurit kita di lapangan,” ungkapnya.

Mengakhiri keterangannya, Kapuspen TNI menegaskan komitmen negara selalu hadir melalui peran aktif TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak. 

“Ujian musibah ini bukan hanya duka dari saudara-saudara kita yang terdampak, tetapi ini adalah duka kita bersama. Saya pastikan negara hadir, TNI hadir, untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” pungkasnya.


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya