Berita

Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat upaya penanganan bencana banjir di sejumlah wilayah di Sumatera Barat. (Foto: Kemensos)

Nusantara

Kemensos Kebut Distribusi Bantuan di Sumbar

SABTU, 06 DESEMBER 2025 | 04:45 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bekerja sama dengan BNPB, TNI, Polri, BPBD juga Pemerintah Daerah, Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat upaya distribusi bufferstock logistik, pengoperasian dapur umum, hingga penyiapan tambahan bantuan untuk penanganan bencana banjir di sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar). 

“Yang penting warga selamat dan kebutuhan pokoknya terpenuhi. Kami bersama daerah terus bergerak, supaya bantuan tidak terlambat,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Jumat 5 Desember 2025. 

Bufferstock telah disalurkan dari Gudang Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat ke Kabupaten Padang Pariaman, Pasaman Barat, dan Pesisir Selatan, serta dari Gudang Regional Barat Palembang ke Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat. 


Berdasarkan update per 5 Desember 2025, bantuan yang sudah tersalur mencakup beras reguler sebanyak 4.400 Kg, makanan siap saji 5.758 paket, lauk pauk siap saji 3.000 paket, makanan anak 3.480 paket, dan family kit 1.180 paket. 

Selain itu terdapat pula kids ware 850 paket, sandang dewasa 100 paket, kasur 1.435 lembar, selimut 1.125 lembar, tenda gulung 1.230 lembar, tenda keluarga 40 unit, tenda pengungsi/serbaguna 10 unit, serta 4 set dapur umum lapangan (Dumlap) yang digunakan untuk memperkuat layanan kedaruratan.

Layanan dapur umum/dapur mandiri telah beroperasi di Kabupaten Pasaman Barat, Padang Pariaman, dan Agam. Melalui mekanisme Belanja Langsung oleh Dinas Sosial daerah, dapur umum tersebut telah melayani sekitar 16.365 jiwa dengan kapasitas penyajian mencapai 239.898 bungkus per hari. Upaya ini memastikan kebutuhan makan penyintas dapat terpenuhi selama masa darurat.

Dalam waktu dekat, Kemensos juga akan merealisasikan tambahan penguatan bufferstock untuk Dinas Sosial Provinsi Sumbar. Bantuan ini terdiri dari lauk pauk siap saji A2025 sebanyak 3.000 paket, makanan siap saji B2025 5.000 paket, makanan anak 2025 600 paket, makanan anak A2025 2.400 paket, family kit B2025 1.000 paket, kids ware 2025 600 paket, sandang dewasa 2025 100 paket, serta selimut 2025 1.000 lembar dan kasur 2025 1.200 lembar. 

Kemensos juga menyiapkan tenda gulung B2025 1.000 lembar, tenda keluarga 2025 30 unit, tenda serbaguna B2025 5 unit, tenda serbaguna C2025 5 unit, lampu emergency portable 6 unit, serta 3 set Dumlap untuk memperkuat respons provinsi.

Selain itu, penguatan bufferstock di tingkat kabupaten sedang dihitung sesuai kapasitas gudang di Kabupaten Agam dan Padang Pariaman. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah apabila terjadi penambahan titik bencana atau keperluan logistik lanjutan. Penguatan bufferstock kabupaten menjadi bagian dari strategi respon cepat agar penanganan dapat dilakukan lebih dekat dengan masyarakat.

Sebagai tambahan, Kemensos juga menyiapkan 30 ton beras senilai Rp323.070.000 yang akan dikirimkan langsung ke daerah-daerah yang membutuhkan. Pengiriman ini ditujukan bagi Kabupaten Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Agam, Lima Puluh Kota, Kota Padang, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kabupaten Solok, dan Kota Padang Panjang. Seluruh distribusi akan didorong dari Gudang Regional Palembang.

Dengan dukungan logistik, dapur umum, dan penguatan bufferstock, Kemensos menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan penanganan banjir di Sumatera Barat berlangsung cepat, responsif, dan tetap terkoordinasi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya