Berita

Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

KPK Selidiki Dugaan Korupsi di PT LEN, Nyambung ke Kasus Digitalisasi SPBU

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 23:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengendus dugaan korupsi di tubuh PT LEN Industri (Persero). Saat ini, perkara tersebut masih berada di tahap penyelidikan alias lidik.

Kabar itu dibenarkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. Namun, ia masih irit bicara soal detail perkara.

“Masih lidik ya, tapi belum bisa saya sampaikan,” ujar Asep kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat 5 Desember 2025.


Meski belum membeberkan konstruksi perkara, Asep mengonfirmasi bahwa penyelidikan dugaan korupsi di PT LEN ini berkaitan dengan kasus besar yang sedang ditangani KPK. Yakni, perkara dugaan rasuah proyek digitalisasi SPBU periode 2018–2023.

“Betul (ada kaitannya),” tegas Asep singkat.

Keterkaitan kian terlihat setelah KPK sebelumnya memeriksa Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero, Bobby Rasyidin, sebagai saksi. Bobby dipanggil bukan dalam kapasitasnya sebagai Dirut KAI, melainkan sebagai mantan Direktur PT LEN Industri Persero.

Proyek digitalisasi SPBU sendiri dikenal sebagai proyek strategis bernilai jumbo yang menyedot anggaran besar. KPK menduga ada praktik lancung dalam proses pelaksanaannya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya