Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Menkeu Purbaya: MBG Bagian Pemerataan Pembangunan di Masyarakat

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 13:01 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Demokrasi tidak cukup dimaknai sebagai distribusi suara, melainkan harus diwujudkan melalui pemerataan hasil pembangunan.

Implementasi itu, kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dilakukan lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini menjadi salah satu bentuk intervensi negara agar kesejahteraan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

"Kalau ada masyarakat kita yang tidak bisa menikmati hasil pembangunan ekonomi dan jumlahnya makin lama makin banyak, makin banyak kita akan menciptakan instability sosial politik," ujar Purbaya dalam kanal YouTube Gita Wirjawan, Kamis, 4 Desember 2025.


Purbaya menegaskan, pemerataan inilah yang menjadi alasan pentingnya peran negara dalam mendistribusikan public goods seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. 

"Jadi kita harus pastikan pembangunan kita bisa nyebar ke seluruh kalangan. Kalau nggak bisa otomatis dengan spillover yang lambat itu, kita harus intervensi," katanya.

Menurut Purbaya, meski menuai kritik, program MBG tetap memiliki nilai strategis sebagai bagian dari upaya negara menghadirkan keadilan sosial.

"Banyak program Pak Prabowo yang langsung ke masyarakat kan, kayak MBG walaupun banyak yang ngecam, kalau saya pikir itu salah satu upaya untuk meletakkan hasil pembangunan," pungkasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya