Berita

Bantuan beras dari NU Peduli untuk warga terdampak banjir dan tanah longsor di Pasaman Barat yang tinggal di pengungsian. (Foto: Nu Online)

Nusantara

PBNU Tetap Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Tengah Kisruh Kepengurusan

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 12:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah kisruh kepengurusan yang tengah membayangi organisasi, PBNU tetap menunjukkan komitmennya pada kerja-kerja kemanusiaan. 

Tim NU Peduli terus menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat yang menjadi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Barat, Utara dan Aceh. 

Salah satu lokasi yang diberi bantuan yakni Kampung Pasang Siang Jorong Perhimpunan Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat di Sumatra Barat.


Manajer SDM dan Urusan Umum NU Care-LAZISNU Dewi Rochmawati menjangkau langsung dusun tersebut. Selain menyapa dan bersilaturahim dengan warga, Dewi menyerahkan secara simbolis bantuan logistik. 

“Saat ini kami berada di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, salah satu wilayah dengan banyak titik longsor dan banjir. Kami memberikan bantuan berupa sembako dan akan menindaklanjuti kebutuhan berikutnya,” kata Dewi lewat keterangan resminya dikutip Jumat, 5 Desember 2025. 

Ia menyebutkan bahwa dalam tahap tanggap darurat ini, NU Care-LAZISNU PBNU memberikan bantuan logistik berupa beras, paket sembako, serta perlengkapan dapur umum. 
Perjalanan Tim NU Peduli ke titik penyaluran harus melintasi perjalanan selama 2 jam dengan kendaraan bermotor dari pusat kota Pasaman Barat atau sekitar 5 jam dari Bandara Internasional Minangkabau. 

Sebelum tiba di kampung tersebut, Tim NU Peduli harus melewati beberapa titik longsor. Beruntung, titik tanah longsor yang beberapa hari lalu memutus akses jalan, kini sudah bisa dilewati.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya