Berita

Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum UTA’45 Jakarta. (Istimewa)

Nusantara

Program Doktor Ilmu Hukum UTA’45 Jakarta Raih Akreditasi Unggul

KAMIS, 04 DESEMBER 2025 | 14:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Universitas 17 Agustus 1945 (UTA’45) Jakarta kembali menorehkan pencapaian penting dalam dunia pendidikan tinggi di mana Program Doktor Ilmu Hukum  Fakultas Hukum UTA’45 Jakarta secara resmi meraih Akreditasi Unggul, predikat tertinggi dalam penilaian kualitas program studi di Indonesia.

Akreditasi Unggul ini menegaskan bahwa Program Doktor Ilmu Hukum UTA’45 Jakarta telah memenuhi standar nasional tertinggi dalam aspek kurikulum, kualitas dosen, kegiatan riset, tata kelola akademik, serta kontribusi lulusan di bidang hukum. Pencapaian ini juga menunjukkan komitmen UTA’45 Jakarta untuk terus meningkatkan mutu dan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Rektor UTA’45 Jakarta, Diana Laila menyampaikan bahwa predikat Unggul ini merupakan momentum penting bagi institusi.


“Prestasi ini menunjukkan bahwa UTA’45 Jakarta berada di jalur yang tepat. Kami akan terus memperkuat kualitas akademik, meningkatkan standar pelayanan, dan memperluas kontribusi dalam pengembangan ilmu hukum dan bidang lain,” ujar Diana lewat keterangan resminya, Kamis, 4 Desember 2025.

Sementara itu Wakil Rektor I UTA’45 Jakarta Sihar Tambun menegaskan jika akreditasi unggul ini Adalah Langkah awal bagi UTA’45 Jakarta untuk terus meningkatkan mutu akademik.

“Akreditasi Unggul Program Doktor Hukum adalah bukti nyata keberhasilan dari gaya kepemimpinan Pak Rudyono Darsono dalam penguatan disiplin dan integritas, merombak sistem pembelajaran konvensional dengan sistem modern serta penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education yang telah kami jalankan beberapa tahun terakhir. Prestasi ini bukan akhir, tetapi menjadi standar baru bagi seluruh program studi di UTA’45 Jakarta. Fokus kami kini adalah mempercepat peningkatan mutu seluruh prodi agar menyusul pada level Unggul,” ungkap Sihar.

Wakil Rektor II UTA’45 Jakarta, Brian Matthew menambahkan hal ini tak terlepas dari 15 tahun kepemimpinan Rudyono Darsono di kampus ini.

“Capaian Unggul ini tidak lepas dari tata kelola yang bersih, berintegritas, dan modern yang terus lakukan sejak 15 tahun lalu Pak Rudyono Darsono memimpin. Kami terus mendorong effektivitasi, transparansi, dan digitalisasi layanan untuk memastikan sistem pendukung akademik berjalan kuat dan efektif. Infrastruktur dan layanan kampus akan terus dikuatkan agar mempermudah prodi lain mencapai predikat serupa,” jelas Brian.

Hal yang senada disampaikan Michael Matthew, Wakil Rektor III UTA’45 Jakarta menilai Akreditasi Unggul ini menunjukan kepercayaan publik terhadap kampus, yang harus dimanfaatkan oleh mhasiswa dan alumni. 

Wakil Advisor Yayasan UTA’45 Jakarta, Virgo Simamora juga menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah bagian dari perjalanan panjang transformasi kampus selama 15 tahun kepemimpinan Rudyono Darsono, yang dikenal sebagai “Langkah Emas”. 

Dalam periode tersebut, UTA’45 Jakarta menata ulang manajemen, memperkuat integritas akademik, membangun budaya mutu, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dengan pencapaian ini, UTA’45 Jakarta semakin menegaskan posisinya sebagai kampus yang siap menghasilkan pemimpin masa depan yang berintegritas, inovatif, dan berdampak bagi bangsa.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya