Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah dalam kunjungannya sekaligus pemberian modal kerja kepada Mitra Usaha Koperasi Berkah Ummat Al-Musyarrofah, Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Kamis, 4 Desember 2025. (Foto; Kemenkop)

Bisnis

Koperasi Pesantren Harus Jadi Motor Ekonomi Umat

KAMIS, 04 DESEMBER 2025 | 13:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan komitmen Kementerian Koperasi (Kemenkop) dalam menggerakkan ekonomi umat melalui penguatan lembaga ekonomi pesantren. 

“Komitmen Kemenkop untuk terus mendampingi dan memberdayakan koperasi di pesantren sebagai sokoguru ekonomi umat,” katanya dalam kunjungannya sekaligus pemberian modal kerja kepada Mitra Usaha Koperasi Berkah Ummat Al-Musyarrofah, Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Kamis, 4 Desember 2025.

Keberadaan koperasi di pesantren tidak hanya bermanfaat bagi penghuni pesantren, tetapi juga berdampak positif pada masyarakat sekitar. 


Farida pun berbagi pengalamannya yang lahir dan besar di lingkungan pesantren, sehingga dirinya sangat memahami dinamika dan tantangan yang dihadapi para santri, termasuk dalam pengelolaan ekonomi pesantren yang masih sederhana.

Kemenkop saat ini tengah fokus membina sekitar 360 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih di Kabupaten Cianjur. Pelatihan dan pendampingan diberikan secara intensif agar koperasi-koperasi tersebut dapat berkembang dan berdaya saing. 

"Kami berharap para pengurus koperasi desa dan kelurahan bisa bermitra dan berkolaborasi dengan koperasi ponpes yang sudah lebih maju,” katanya.

Salah satu contoh keberhasilan yang disampaikan adalah Koperasi Ponpes Sunan Drajad di Lamongan, Jawa Timur, yang telah berkembang menjadi pusat distribusi dengan omzet mencapai Rp 350 miliar. 

“Keberhasilan ini dicapai berkat komitmen pengurus untuk mengelola koperasi secara profesional dan konsisten mendapatkan pendampingan dari Kemenkop,” ungkapnya.

Menurut Farida, ponpes sejak dulu sudah mandiri, namun kehadiran Pemerintah melalui Kemenkop diharapkan dapat memperkuat dan memperluas kemandirian tersebut, terutama dalam aspek ekonomi. 

"Kami ingin mengajak pesantren yang belum memiliki koperasi atau unit usaha untuk mulai mengelola bisnis secara profesional agar bisa tumbuh besar seperti badan usaha lainnya," tuturnya.

Selain itu, Farida menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan akses pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang dapat memberikan pinjaman hingga ratusan miliar rupiah bagi koperasi yang memenuhi syarat.

Dia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi pesantren yang kuat dan berkelanjutan. Tak lupa Farida juga menitipkan harapan agar Koperasi Berkah Ummat Al-Musyarrofah di Cianjur dapat terus didampingi dan dikembangkan agar mampu meniru kesuksesan koperasi Sunan Drajad.

"Kami di Kemenkop akan terus berupaya mendampingi koperasi ponpes di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya membangkitkan koperasi sebagai ekonomi umat," tutup Farida.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya