Berita

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Mendagri Ajak Kepala Daerah Urunan Bantu Korban Bencana

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 18:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong kolaborasi antar kepala daerah untuk membantu penanganan bencana.

Seruan itu disampaikan dalam konferensi pers di Lapangan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025.

Tito mengatakan pemerintah telah menerbitkan surat edaran pada 1 Desember 2025 yang memberi payung hukum bagi pemda untuk menyalurkan bantuan, baik secara langsung maupun tidak langsung.


“Saya membuat surat edaran yang sudah kami keluarkan tanggal 1 Desember kemarin kepada seluruh kepala daerah seluruh Indonesia. Ini waktunya sekaligus momentum ini waktunya bagi rekan kepala daerah untuk saling membantu satu sama lain karena ini bisa terjadi di mana saja, kapan saja,” ujarnya.

Ia menyebut beberapa daerah memiliki kapasitas fiskal yang cukup kuat dan bisa menyalurkan bantuan tanpa menunggu instruksi pusat. 

“Bagi daerah-daerah yang kuat, saya tahu yang masih punya simpanan, silahkan waktunya untuk membantu baik langsung maupun tidak langsung,” kata Tito.

Sejumlah pemerintah daerah disebut sudah memberikan kontribusi. Tito mencontohkan kehadiran Gubernur Jawa Timur yang menyerahkan bantuan langsung ke Sumatera Utara. 

“Ada sudah yang sudah berikan, saya tahu Bu Khofifah sudah berangkat ke Sumut ke Medan, kemudian 2 hari lalu, beliau berikan bantuan dalam bentuk barang,” jelasnya. 

Ia juga menyebut bantuan dari Bengkulu melalui Baznas sebesar Rp3 miliar, Sulawesi Selatan Rp1,5 miliar, hingga Kalimantan Utara Rp1 miliar.

Menurut Tito, jika seluruh provinsi, kabupaten, dan kota ikut berkontribusi, dampak bencana dapat ditekan. 

“Saya membayangkan, bahwa kita 552 provinsi kabupaten kota. Kalau bisa saling solidaritas ini bisa meringankan,” tegasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya