Berita

Perayaan malam tahun baru 2025 di kawasan Monas, Jakarta Pusat. (Foto: RMOL)

Nusantara

Perayaan Natal dan Tahun Baru di Jakarta Dibuat Lebih Semarak

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 15:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta agar perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung lebih semarak dan meriah. Pramono ingin menjadikan event di Jakarta lebih menarik bagi masyarakat.

"Untuk Natal saya sudah minta kepada Panitia Natal untuk mengadakan kegiatan jangan hanya acara yang satu besar kemudian selesai. Saya lebih menginginkan Jakarta dibuat lebih semarak," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025.

Untuk mendukung perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah mengizinkan pusat-pusat keramaian dan pertokoan agar memperbanyak dekorasi. Bahkan, Gubernur juga mengizinkan adanya kegiatan hiburan di berbagai titik strategis di jalanan.


"Nanti saya juga mengizinkan untuk mereka bernyanyi di Sudirman, Thamrin, Gatot Subroto dan sebagainya. Itu yang hal yang memang saya inginkan untuk Jakarta menjadi lebih semarak, lebih menarik," kata dia.

Sedangkan terkait perayaan Tahun Baru, Gubernur memastikan bahwa perayaan pergantian tahun akan kembali dipusatkan di beberapa titik strategis, mengikuti tradisi tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk Tahun Baru rencananya memang masih seperti yang dulu-dulu, dipusatkan di 2-3 tempat tapi yang jelas yang utama adalah di Bundaran HI, kemudian di Monas dan memang ada usulan juga apakah di Ancol ataukah di Lapangan Banteng," jelas Pramono.

Lebih lanjut, Pramono juga menyampaikan pesan persatuan dan kebersamaan masyarakat Jakarta. Sebab menurutnya, pembangunan di Jakarta tidak bisa dilakukan sendiri dan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.

"Maka dengan demikian untuk menyambut Natal dan Tahun Baru, Pak Sekda, tolong saya pengen Jakarta aman, nyaman, tentram, meriah, dan memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk bisa menikmati itu," tandas Pramono.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya