Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Jepang Kebanjiran Investasi Rp488 Triliun dari Arab Saudi

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 14:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi berencana melipatgandakan investasinya di Jepang menjadi sekitar 27 miliar Dolar AS (Rp488 triliun) pada tahun 2030. Angka ini meningkat tajam dibandingkan sekitar 11,5 miliar Dolar AS pada tahun 2024.

Peningkatan investasi ini diperkirakan memberi kontribusi signifikan bagi perekonomian Jepang. Menurut Gubernur PIF Yasir Al Rumayyan, dampak ekonomi dari investasi tersebut diproyeksikan naik dari US$6,4 miliar pada 2024 menjadi US$16,6 miliar pada akhir 2030.

"Jepang adalah mitra utama kami… Asia sangat penting bagi kami,” kata Yasir saat berbicara dalam konferensi keuangan di Tokyo, dikutip dari Japan Times, Rabu 3 Desember 2025.


Yasir juga menyoroti ambisi Arab Saudi untuk menjadi pusat data dan pusat perkembangan kecerdasan buatan (AI) dunia. Timur Tengah, katanya, memiliki keunggulan berupa energi murah yang dibutuhkan untuk mengoperasikan pusat data berskala besar. Ia menilai lonjakan pembangunan pusat data global akan membuat konsumsi energi meningkat pesat.

Menurutnya, tren AI saat ini jauh melampaui aplikasi populer seperti ChatGPT dan Perplexity. Ia menekankan bahwa energi adalah faktor utama yang menggerakkan perkembangan AI.

Saat ini PIF mengelola aset sekitar 925 miliar Dolar AS, menjadikannya salah satu dana kekayaan negara terbesar di dunia.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya