Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Lelang SUN: Penawaran Membludak hingga Rp69,6 Triliun

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 11:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah kembali mencatat minat tinggi investor dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) pada 2 Desember 2025. 

Dalam keterangan Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan yang dikutip redaksi di Jakarta, disebutkan bahwa dari total penawaran masuk sebesar Rp69,64 triliun, pemerintah menyerap Rp25 triliun untuk sembilan seri yang dilelang.

Seri FR0106 menjadi primadona dengan serapan terbesar Rp5,5 triliun dari penawaran Rp7,19 triliun, menawarkan yield rata-rata 6,46 persen dan tenor hingga 2040. Disusul FR0102 yang diserap Rp4,15 triliun dengan yield 6,74 persen dan jatuh tempo 2054.


Lelang juga menyerap Rp3,85 triliun dari FR0107 dengan yield 6,55 persen dan  jatuh tempo 2045. Serta Rp3,25 triliun dari FR0105 dengan yield 6,78 persen dan jatuh tempo 2064.

Tiga seri lain, yaitu SPN01260103, SPN12261203, dan FR0108, masing-masing berkontribusi Rp2 triliun. Seri SPN menawarkan yield 4,55 persen dan 5 persen, sementara FR0108 yang menerima penawaran besar Rp16,14 triliun menetapkan yield 6,24 persen.

Seri FR0109 menyusul dengan serapan Rp1,25 triliun dari penawaran jumbo Rp17,41 triliun, ber-yield 5,71 persen dan tenor hingga 2031. 

Adapun seri terakhir, SPN12260305, diserap Rp1 triliun dengan yield 4,70 persen.

Lelang kali ini kembali menunjukkan kuatnya minat pasar terhadap instrumen utang pemerintah di tengah kondisi pasar keuangan yang tetap kondusif.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya