Berita

Di media sosial penyanyi Sabrina Carpenter marah lagunya dipakai Gedung Putih (Tangkapan layar RMOL dari unggahan akun Sabrina di X)

Dunia

Penyanyi Pop Amerika Tak Sudi Lagunya Dipakai Gedung Putih

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 10:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyanyi pop asal Amerika Serikat (AS) Sabrina Carpenter, meminta Gedung Putih berhenti menggunakan musiknya setelah pemerintahan Presiden Donald Trump memasukkan lagu hits-nya, “Juno”, dalam sebuah video resmi soal operasi imigrasi.

Video tersebut dibagikan akun resmi Gedung Putih pada Senin, 1 Desember 2025. Isinya menampilkan agen imigrasi AS (ICE) mengejar dan menahan sejumlah orang, sementara lagu Carpenter menjadi latar. Dalam caption, video itu menulis kalimat bercanda yang merujuk pada lirik lagu itu: “Have you ever tried this one? Bye-bye.”

“Video ini jahat dan menjijikkan. Jangan pernah libatkan saya atau musik saya untuk mendukung agenda tidak manusiawi seperti ini,” tulis Carpenter di platform X, seperti dikutip dari Reuters, Rabu 3 Desember 2025.


Gedung Putih membalas lewat juru bicara Abigail Jackson.
“Ini pesan Short n’ Sweet untuk Sabrina Carpenter: kami tidak akan minta maaf karena mendeportasi pembunuh, pemerkosa, dan pedofil ilegal berbahaya dari negara kami,” ujarnya. “Siapa pun yang membela para monster ini pasti bodoh, atau lamban?” lanjutnya.

Carpenter (25) bergabung dengan deretan lebih dari dua lusin musisi, termasuk Neil Young dan The Rolling Stones, yang pernah menolak penggunaan lagu mereka oleh Trump.

Pemerintahan Trump memang dikenal sering memakai lagu populer dalam video kampanye maupun video yang mempromosikan program pemerintah. Video pada Senin itu dianggap sebagai bagian dari kampanye agresif Trump untuk mengetatkan penegakan imigrasi sejak Januari.

Namun kebijakan tersebut mendapat kritik, termasuk dari tokoh agama seperti Paus Leo, yang menyoroti cara pemerintah melakukan penangkapan, termasuk di pengadilan, sudut-sudut lingkungan Hispanik, hingga penggerebekan apartemen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya