Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia: Nikkei dan Kosdaq Kompak Menguat

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 09:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia dibuka menguat pada Rabu, 3 Desember 2025, didorong sentimen positif di pasar kripto.  Ekspetasi penurunan suku bunga The Fed semakin menguat, sementara pasar menunggu rilis data ketenagakerjaan AS dan indeks pengeluaran pribadi, Rabu dan Jumat pekan ini

Australia dan Korea Selatan juga akan merilis data PDB kuartal ketiga pada hari ini. Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, dikabarkan akan menyampaikan pidato kepada publik pada peringatan satu tahun kegagalan deklarasi darurat militer mantan Presiden Yoon Suk Yeol, yang akan dilanjutkan dengan konferensi pers. 

Dikutip dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang  bergerak naik 0,72 persen atau 356,85 poin ke 49.660,30. Topix relatif stabil.


Indeks ASX 200, Australia, menguat sebesar 0,3 persen, lalu berlanjut naik 0,34 persen menjadi 8.608,70. Sementara Kospi Korea Selatan menguat 0,29 persen dan Kosdaq bertambah tipis 0,10 persen.

Kontrak berjangka Hang Seng mengindikasikan pembukaan yang lebih lemah di Hong Kong, berada di level 25.965 dibandingkan penutupan terakhir HSI di 26.095,05.

Pergerakan positif ini terjadi saat Bitcoin kembali mencuri perhatian setelah melonjak lebih dari 7 persen dalam perdagangan Senin malam.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup meningkat 0,80 persen ke 8.617. Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange meningkat 0,75 persen ke 18,92 Dolar AS.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya