Berita

Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Prof. Suparji Ahmad (Tangkapan layar RMOL dari YouTube DPR)

Politik

Pakar Hukum Sarankan Pengawasan Eksternal Polisi Diperkuat

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 14:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Agenda reformasi Polri harus menempatkan aspek pengawasan sebagai prioritas utama. Dalam hal ini pengawasan terhadap lembaga pengawas eksternal kepolisian perlu diperkuat.

Demikian diungkapkan Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Prof. Suparji Ahmad dalam rapat Panja Reformasi Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan bersama Komisi III DPR, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 2 Desember 2025. 

“Bahwa memang dalam konteks reformasi maka hal yang terpenting adalah bagaimana pengawasan,” ujar Suparji.


Menurutnya, struktur pengawasan internal sebenarnya sudah tersedia, namun kinerjanya belum sepenuhnya memuaskan masyarakat. Karena itu, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) perlu diperkuat.

“Penguatan Kompolnas sehingga pengawasannya lebih efektif, bisa menimbulkan efek jera,” kata Pakar Hukum Pidana ini.

Suparji menambahkan, Kompolnas harus lebih aktif memberi masukan terkait perbaikan kebijakan dan tata kelola di tubuh kepolisian.

“(Kompolnas) bukan sebagai sarana imunitas kepolisian dan aktif dalam proses memberikan masukan terkait perbaikan kebijakan,” pungkasnya.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya