Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Menguat Tunggu Arah Kebijakan The Fed

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 12:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat 1,50 persen dalam 24 jam terakhir dan berada di level ke level 86.974 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap pada Selasa siang, 2 Desember 2024.

Dari sisi teknikal, BTC menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah beberapa hari melemah. RSI 7 hari turun ke level 30,34 yang menandakan kondisi jenuh jual dan sering menjadi titik balik harga.

Indikator lain, yaitu histogram MACD, juga berbalik positif sebesar +591,89 untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu. Sinyal ini memberi dorongan bullish tambahan di tengah upaya harga bertahan.


BTC pun kembali naik ke titik pivot 86.860 Dolar AS, sebuah level support penting yang selama ini menjadi area pertahanan utama di tengah volatilitas pasar.

Dari sisi regulasi, perkembangan terbaru memberi campuran sentimen positif dan hati-hati. KuCoin mengantongi lisensi MiCA di Austria pada 2 Desember, yang membuatnya dapat beroperasi sesuai aturan di 29 negara Uni Eropa.

Pada hari yang sama, raksasa manajemen aset Vanguard, yang memiliki dana kelolaan mencapai 11 triliun Dolar AS, mulai membuka akses perdagangan ETF kripto bagi kliennya. Langkah ini dinilai dapat memperluas adopsi aset digital di kalangan investor besar.

Sementara itu, sentimen makro masih bergerak netral. Pasar memperkirakan peluang 87,6 persen bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada 10 Desember, tetapi imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun tetap berada di atas 4 persen. Perbedaan ini menunjukkan pasar masih menunggu kejelasan arah kebijakan bank sentral.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya