Berita

Ketua Umum Gapasdap Khoiri Soetomo. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Gapasdap Pasok Logistik ke Lokasi Bencana Sumatera

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) bergerak cepat  mendukung pemerintah dalam tanggap darurat bencana tanah longsor dan banjir besar yang melanda Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Pulau Nias. Bencana ini menyebabkan akses darat terputus total, menjadikan jalur laut satu-satunya nadi logistik bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Dengan situasi darurat ini, Gapasdap bersama operator langsung mengalihkan armada dari trayek Sibolga-Nias ke jalur darurat Padang-Nias dan Padang-Sibolga untuk menjamin kelancaran pasokan BBM dan kebutuhan mesin pembangkit listrik, beras dan kebutuhan pokok, obat-obatan, serta logistik penting lain bagi masyarakat.

Enam kapal telah disiagakan dan dikerahkan, termasuk KMP Wira Prime, Wira Samaeri, Wira Harmoni, Wira Ono Niha, Wira Nauli, dan Wira Victoria. Armada ini melayani rute darurat sepanjang 220 nautical miles dengan waktu pelayaran 22-23 jam tanpa jeda demi menjaga agar suplai masyarakat tidak terputus.


Ketua Umum Gapasdap Khoiri Soetomo mengapresiasi jajaran Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Dirlala), KSOP Gunungsitoli, dan KSOP Teluk Bayur yang menunjukkan kecepatan respons luar biasa meskipun dalam suasana libur akhir pekan.

“Respons cepat ini sangat krusial dalam menyelamatkan rantai pasok logistik di tengah situasi bencana,” kata Khoiri melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin 1 Desember 2025.

Apresiasi juga disampaikan kepada Direktur Utama PT Wira Jaya Logitama, Sukiarto yang sangat cepat dan tanggap menyiapkan armada dalam waktu singkat, melakukan konsolidasi kru dan logistik kapal, berkoordinasi intensif dengan Gapasdap, KSOP, dan pemerintah daerah, serta mengerahkan armada tanpa menunggu instruksi panjang.

Meski demikian, Khoiri mengatakan, bencana ini membutuhkan perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Kabinet Merah Putih mengingat potensi dampaknya terhadap ketahanan pangan, ketersediaan BBM, suplai logistik vital, dan keselamatan masyarakat di pulau-pulau terluar.

Gapasdap juga merekomendasikan pemerintah pusat agar memastikan keberlanjutan penerbitan izin dan RPT darurat bagi kapal-kapal penugasan, menjamin ketersediaan BBM untuk kapal-kapal penyeberangan yang sedang menjalankan misi kemanusiaan, meningkatkan dukungan APBN untuk penguatan dermaga dan fasilitas pelabuhan yang terbukti menjadi jalur vital saat bencana terjadi, serta menyediakan jalur prioritas logistik nasional untuk memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan tepat waktu.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya