Berita

Warga yang terdampak banjir mengungsi setelah hujan deras di Wellampitiya, pinggiran Kolombo, pada 29 November 2025. (Foto: AFP/Ishara S Kodikara)

Dunia

Sri Lanka Tetapkan Darurat Nasional usai Korban Banjir-Longsor Tembus 153 Orang

MINGGU, 30 NOVEMBER 2025 | 09:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Sri Lanka menetapkan status darurat nasional pada Sabtu waktu setempat, 29 November 2025 setelah banjir dan longsor akibat Siklon Ditwah menewaskan sedikitnya 153 orang. 

Pemerintah memperkirakan jumlah korban masih dapat bertambah karena banyak wilayah belum dapat dijangkau tim penyelamat.

Sedikitnya 200 orang masih hilang dan lebih dari 20 ribu rumah hancur akibat hujan deras sepanjang sepekan terakhir. 


Menurut Disaster Management Centre (DMC), lebih dari 78 ribu warga kini mengungsi dan tersebar di hampir 800 pusat penampungan darurat di seluruh negeri.

Presiden Anura Kumara Dissanayake menetapkan darurat nasional untuk mempercepat upaya penyelamatan dan pemulihan. Ia menekankan bahwa hujan ekstrem telah menggenangi rumah, ladang, dan jalan, serta menyebabkan banyak longsor besar di berbagai daerah.

Sejumlah komunitas di distrik Badulla terisolasi setelah akses jalan tertutup longsor. Di Kurunegala, 11 penghuni panti jompo dilaporkan tewas setelah banjir menerjang bangunan tersebut pada Sabtu. 

Unggahan di media sosial juga memperlihatkan daerah yang terkena longsor semalam dan belum dapat dijangkau, memicu kekhawatiran korban tewas akan bertambah.

Pasukan dari angkatan darat, laut, dan udara telah dikerahkan bersama pekerja sipil dan relawan untuk membantu upaya bantuan.

Militer menyelamatkan 69 penumpang bus pada hari Sabtu, termasuk seorang turis Jerman, yang terdampar di distrik Anuradhapura setelah operasi 24 jam yang melibatkan helikopter dan kapal angkatan laut.

Salah satu penumpang, yang berbicara dari rumah sakit, menceritakan bagaimana personel angkatan laut membantu mereka naik ke atap rumah di dekatnya setelah menggunakan tali untuk memandu mereka dengan aman melewati banjir.

"Kami sangat beruntung, saat kami berada di atap, sebagian atap runtuh, tiga perempuan jatuh ke air, tetapi mereka dibantu kembali ke atap," kata W M Shantha, seperti dimuat AFP.

India turut mengirim dua tim penyelamat berisi 80 personel serta bantuan logistik.

Di wilayah Colombo, banjir dari daerah hulu mulai merendam kawasan sekitar ibu kota sejak Jumat. Banyak rumah masih tanpa listrik, dan sebagian warga memilih bertahan di lantai atas rumah yang tergenang untuk menjaga barang-barang mereka dari kerusakan.

Pemerintah menutup sekolah dan kantor serta menghentikan layanan kereta penumpang karena jalur terhalang longsor, batuan, dan pohon tumbang. 

Sementara itu, badan meteorologi memperingatkan hujan deras masih akan turun sepanjang akhir pekan, meningkatkan risiko banjir dan longsor di wilayah yang sudah jenuh air.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Makna Filosofi Lampion Waisak 2026, Simbol Pencerahan, Harapan, dan Kedamaian

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58

Standarisasi Kemasan Rokok Dinilai Berpotensi Merugikan Pedagang Kaki Lima

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:43

Soal Opini Bahlil yang Sebut Kurban Wajib bagi Setiap Muslim, Ini Respons Komisi Fatwa MUI

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:27

Harga Minyak Dunia Anjlok ke 92 Dolar AS

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:07

Rupiah Melemah, Biaya Liburan di Indonesia Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:36

Penyidik Dalami Dokumen Ekspor Sawit, Kasus Under Invoicing Terus Bergulir

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:24

IHSG di Akhir Mei 2026 Tertekan, Asing Net Sell Jumbo Rp8,5 Triliun

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:16

Bukan Sekadar Kurban, Begini Cara Galeri 24 Sampaikan Makna Berbagi di Hari Raya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 di Akhir Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:03

Opini Bahlil di Kompas Disoal: Tidak Tepat Samakan Kurban dengan Zakat Fitrah

Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:47

Selengkapnya