Berita

Sespusdokkes Polri, Brigjen Farid Amansyah saat sesi wawancara dengan wartawan di Mako Polisi Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu, 29 November 2025 (Divhumas Polri)

Presisi

Polri Kirim Ratusan Paket Obat dan Tenaga Kesehatan untuk Tiga Provinsi Sumatera yang Terdampak Banjir

SABTU, 29 NOVEMBER 2025 | 14:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan bencana alam. Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri (Pusdokkes Polri) mengirimkan bantuan kesehatan berupa peralatan medis seperti obat-obatan, bahan habis pakai, serta peralatan kesehatan untuk masyarakat yang terdampak banjir di tiga provinsi Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Fokus utama bantuan ini adalah pada kebutuhan medis mendesak di tengah situasi darurat. Bantuan itu diberangkatkan dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu, 29 November 2025.

"Hari ini dikirimkan 59 paket obat-obatan per Polda, yang kami kemas dalam 9 koli,” kata Sespusdokkes Polri, Brigjen Farid Amansyah dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta.


Pengiriman bantuan medis juga berdasarkan asesmen lapangan dari Biddokkes Polda Aceh, Sumut, dan Sumbar 

Farid menyebutkan bahwa setiap Polda terdampak akan menerima bantuan dengan jumlah yang sama.

Tak hanya pengiriman logistik kesehatan, Farid juga memastikan bila Polri menurunkan tim khusus untuk memperkuat layanan medis di lokasi bencana.

“Biddokkes Polri telah menyiapkan Tim DVI, Tim Kesehatan Lapangan, serta tenaga pendukung lainnya untuk membantu identifikasi korban dan layanan kesehatan di lokasi bencana,” jelas Farid.

Dengan pengiriman dukungan medis ini, Polri berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak dapat berjalan optimal.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya