Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Singapura Dinobatkan sebagai Pelabuhan Kontainer Nomor Satu Dunia

SABTU, 29 NOVEMBER 2025 | 13:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Singapura resmi menempati peringkat pertama sebagai pelabuhan kontainer terbaik di dunia dalam laporan perdana World’s Leading Container Ports yang diterbitkan DNV dan Menon Economics. 

Penilaian dilakukan terhadap 160 pelabuhan global melalui 35 indikator yang mencakup infrastruktur, konektivitas, produktivitas, keberlanjutan, dan dampak keseluruhan.

Laporan menyebutkan bahwa Singapura unggul di semua kategori berkat infrastruktur kelas dunia, tata kelola yang transparan, dan jaringan pelayaran yang sangat terkoneksi. Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura juga dinilai memainkan peran besar dalam pengembangan pelabuhan, termasuk investasi pada bahan bakar alternatif dan koridor pelayaran ramah lingkungan.


Salah satu sorotan utama adalah Pelabuhan Tuas, yang digambarkan sebagai “pusat strategi Singapura”. Fasilitas otomatis yang mulai beroperasi pada 2022 itu diproyeksikan mampu menangani lebih dari 65 juta TEU per tahun pada 2040-an, menjadikannya yang terbesar di dunia setelah rampung. 

“Inisiatif-inisiatif ini telah memperkuat kepemimpinan Singapura, memastikan pelabuhan tersebut tetap berada di garda terdepan inovasi maritim global,” tulis laporan tersebut, dikutip dari Business Times, Sabtu 29 November 2025.

Di posisi kedua ada Shanghai, pelabuhan tersibuk di dunia dengan lebih dari 51 juta TEU pada 2024. Pertumbuhan ini didorong investasi otomatisasi serta konektivitas yang melayani lebih dari 700 pelabuhan global. Posisi ketiga masih ditempati pelabuhan di China, yakni Ningbo-Zhoushan dengan lonjakan throughput 26 persen dalam tiga tahun terakhir.

Pelabuhan Busan di Korea Selatan menempati posisi keempat, diperkuat proyek Pelabuhan Baru Jinhae yang akan menaikkan kapasitas hingga hampir 40 juta TEU pada 2045. Adapun Rotterdam berada di posisi kelima sebagai pelabuhan terbesar di Eropa, dipuji karena investasi berkelanjutan dalam bahan bakar alternatif dan teknologi digital.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya