Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Efek 'Rem Mendadak' Tiga Saham Ini

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 09:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat 28 November 2025, diwarnai kebijakan penghentian sementara (suspensi) terhadap tiga emiten yang tengah jadi sorotan.

PT Bursa Efek Indonesia mengambil langkah cepat dengan menghentikan perdagangan saham PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) di pasar reguler dan tunai.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa suspensi ini dipicu oleh kenaikan harga saham kumulatif yang signifikan pada ketiga emiten tersebut.


"Kebijakan ini merupakan bentuk perlindungan bagi investor dan sebagai upaya cooling down," ujar Yulianto.

Langkah cooling down ini bertujuan memberi waktu bagi para pelaku pasar untuk menimbang keputusan investasi mereka secara matang berdasarkan informasi yang tersedia, sambil selalu memperhatikan keterbukaan informasi dari perusahaan terkait.

Di sisi lain, BEI juga resmi mencabut suspensi perdagangan tiga saham lainnya. Mulai sesi I perdagangan Kamis 27 November 2025. 

Saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA), PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT), dan PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) kini dapat diperdagangkan kembali.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya