Berita

Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Mekah, Arab Saudi, Kamis, 27 November 2025. (Foto: Humas MPR)

Politik

Muzani: Pancasila dan Indonesia akan Bertahan sampai Yaumul Qiyamah

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 01:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri peluncuran Platform Digital Minhaj yang diluncurkan oleh Liga Muslim Dunia sebagai pedoman umat Islam dunia dalam ibadah dan pendidikan Islam di Mekah, Arab Saudi, Kamis, 27 November 2025. 

Dalam sambutannya, Muzani menyampaikan dukungannya terhadap platform digital Minhaj. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Sekjen Liga Muslim Dunia Dr Muhammad Abdul Karim Al-Issa atas undangan kepada dirinya untuk mewakili Republik Indonesia. 

Pada kesempatan itu, Muzani juga menyatakan Indonesia sebagai negara dengan umat Islam terbesar di dunia harus menjadi contoh dalam hal toleransi dan persatuan dalam keberagaman. 


Terdapat lebih dari 300 suku etnis, 700 lebih bahasa daerah, belasan ribu pulau, serta menjunjung tinggi toleransi dalam perbedaan keyakinan beragama. 

"Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang harus kita perkuat. Kita meyakini bahwa Indonesia bisa bertahan selama 80 tahun merdeka ini karena Pancasila dan Indonesia akan terus bertahan sampai yaumul qiyamah," kata Muzani dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 27 November 2025. 

Politikus senior Gerindra ini melanjutkan, Pancasila yang dilahirkan oleh para pendahulu sebagai dasar negara telah menjadi landasan kuat dalam memberikan kebebasan beragama dan menjalankan ibadah bagi seluruh rakyat Indonesia. 

"Kita menghormati agama lain untuk memeluk dan menjalankan ibadahnya masing-masing. Kita menjunjung tinggi ini karena Rasulullah mengajarkan kita untuk menghormati perbedaan. Karena itu di tengah keimanan yang berbeda kita harus menemukan kerukunan, persatuan dan persahabatan," jelasnya. 

"Jumlah umat Islam di dunia lebih dari 2 miliar. Platform digital ini adalah ikhtiar penting yang dilakukan Dr Al Issa untuk terus menjaga kepentingan bersama umat Islam serta persatuan dalam perbedaan," pungkas dia.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya