Berita

Kepala TETO Bruce Hung di acara Taiwan Technical Mission, Jakarta, 27 Nov 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Tahun Depan Taiwan Technical Mission Luncurkan Kerja Sama Pertanian di Sulsel dan Jabar

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 15:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Taiwan Technical Mission (TTM) berencana meluncurkan dua proyek pertanian baru di Sulawesi Selatan dan Jawa Barat pada tahun depan.

Kabar itu diungkap oleh Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO), Bruce Hung di acara pameran prestasi taiwan technical mission bertema “bridging the past and the future: A New Chapter of Technical Cooperation in Indonesia” yang digelar di Jakarta, Kamis, 27 November 2025.

Hung menegaskan bahwa kerja sama pertanian yang dijalankan Taiwan Technical Mission (TTM) di Indonesia sejalan dengan fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.


“Presiden Prabowo telah secara aktif mempromosikan kebijakan nasional Indonesia tentang swasembada pangan. Sejalan dengan arah ini,” ujar Hung.

Untuk memperkuat sektor pangan nasional, Taiwan berkomitmen meluncurkan dua proyek pertanian baru di Sulawesi Selatan dan Jawa Barat pada tahun depan.

“Proyek-proyek ini akan berfokus pada produksi benih jagung dan sayuran untuk memperkuat sistem pemasaran,” jelasnya.

Hung menambahkan bahwa sejak berdirinya TTM pada 1976, kerja sama teknis kedua negara selalu berlandaskan prinsip belajar bersama dan berbagi manfaat nyata bagi petani Indonesia.

“Sejak berdirinya Misi Teknis Taiwan di Indonesia pada tahun 1976, kami telah terlibat dalam pembelajaran bersama, dan berbagi kegembiraan atas kemajuan dengan para petani di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Selama hampir lima dekade hadir di Indonesia, Taiwan Technical Mission (TTM) telah menjalankan berbagai proyek yang memberikan dampak langsung bagi petani di sejumlah daerah. 

Di Bali, TTM menjalankan program One Village, One Project pada 2011-2014 dengan fokus pada budidaya asparagus di Badung dan jeruk di Bangli. 

Melalui pendampingan intensif, petani berhasil membudidayakan lebih dari 1,2 juta bibit asparagus dan menghasilkan ratusan ton komoditas hortikultura. 

Bahkan, sejumlah produk suvenir berbasis jeruk turut dikembangkan dan dipasarkan melalui jaringan penjualan percontohan di wilayah tersebut.

Kolaborasi serupa juga berlangsung di Karawang sejak 2019 melalui Proyek Peningkatan Sistem Sayur Buah. Pendampingan teknis yang dilakukan TTM membantu petani mengembangkan lahan seluas 50 hektare, meningkatkan kualitas produksi, dan memperluas jaringan pemasaran hingga 31 titik. 

Dampaknya signifikan, pendapatan petani melonjak hingga 240 persen dengan produksi tahunan mencapai hampir 80 ton sayuran.

Di Sulawesi Selatan, TTM menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat produksi benih padi berkualitas. Pada tahap kedua proyek tahun 2021-2023, kontribusi TTM mencapai 32 persen dari total benih padi unggul di provinsi tersebut.

Sepanjang 2023 saja, proyek ini menghasilkan lebih dari 4.700 ton benih dan membantu meningkatkan pendapatan petani sebesar 24 persen melalui pengelolaan lahan seluas 400 hektare.

Sementara itu di Sumatera Utara, TTM mendampingi petani bawang merah dan bawang putih melalui proyek produksi dan pemasaran yang dimulai pada 2023. Program ini membawa perubahan besar, dengan peningkatan produktivitas bawang merah dari hanya 1,6 ton per hektare menjadi 10 ton, serta kenaikan hasil bawang putih dari 3,5 ton menjadi 5 ton per hektare. 

Pendapatan petani pun meningkat drastis hingga 93 persen setelah mendapatkan pendampingan teknis dan manajemen produksi di lahan seluas 120 hektare.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya