Berita

Kebersamaan prajurit TNI dan warga Papua. (Foto: Istimewa)

Politik

Pemda dan Aparat di Papua Perkuat Keamanan Jelang Desember

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 12:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kewaspadaan terhadap potensi provokasi di sejumlah wilayah Papua kembali meningkat menjelang 1 Desember 2025.

Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf M Slamet Wijaya pada mengungkap sejumlah distrik pedalaman seperti Jila, Alama, Hoeya, dan Tembagapura berada dalam kategori rawan terkendali, namun masih dapat diatasi dengan langkah responsif aparat. 

Menyikapi ini, aparat keamanan dan pemerintah daerah di berbagai kabupaten menegaskan kesiapan menjaga stabilitas sekaligus mengimbau masyarakat tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, dan tidak terpengaruh isu-isu yang dapat memecah persatuan. 


“Untuk wilayah Kota Timika dan sekitarnya saat ini berada dalam situasi aman terkendali, sementara wilayah distrik di pegunungan berada dalam situasi rawan terkendali,” ujar Letkol Inf M Slamet Wijaya, Kamis, 27 November 2025.

Ia menjelaskan wilayah pegunungan bersebelahan dengan daerah konflik sehingga berpotensi merasakan dampaknya. Namun koordinasi intensif dengan aparat Kepolisian, TNI AL, dan TNI AU terus ditingkatkan untuk memastikan stabilitas tetap terjaga.

Kodim Mimika menjalankan langkah antisipatif agar potensi gangguan dapat ditekan sejak dini. 

“Kami juga sudah mendapatkan perintah dari pimpinan untuk mengantisipasi hal-hal yang dapat mengganggu kamtibmas. Kita meminta dukungan dan peran serta seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan sehingga warga bisa beraktivitas seperti biasanya,” tegas Letkol Inf M Slamet Wijaya.

Setelah penyampaian tersebut, situasi di Distrik Jila turut menjadi sorotan. Operasi penindakan terhadap kelompok bersenjata beberapa waktu lalu membuat aparat tetap siaga menghindari dampak lanjutan. Namun kehadiran aparat, menurutnya, bersifat melindungi, bukan menimbulkan ketakutan. 

“Kehadiran aparat keamanan di sana tidak ada keinginan untuk menyakiti masyarakat. Kami datang murni untuk menjaga mereka,” jelas Letkol Inf M Slamet Wijaya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengambil langkah berbeda namun saling melengkapi dengan fokus pada penguatan atmosfer positif jelang Natal yang dimulai tepat 1 Desember. 

“Kami minta supaya panitia Natal segera mengeluarkan surat edaran yang mengajak masyarakat menggaungkan gema Natal pada awal Desember,” ujar Sekretaris Daerah Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimu.

Ajakan ini menyasar seluruh fasilitas publik, perkantoran, hingga pemukiman agar memasang pernak-pernik Natal sehingga suasana perayaan terasa merata dan hangat. 

Pemerintah daerah memastikan seluruh kegiatan Natal, termasuk parade pada 1 Desember, berjalan aman dan tertib guna mendorong masyarakat tetap fokus pada perayaan yang penuh nilai kebersamaan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya