Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Bahlil Setuju TNI Amankan Kilang Minyak, Cegah Sabotase

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 09:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan dukungannya terhadap rencana pelibatan prajurit TNI untuk memperkuat pengamanan kilang-kilang minyak nasional. 

Sikap tersebut disampaikan dalam sebuah pernyataan di Istana Merdeka, Jakarta, seperti dikutip redaksi pada Kamis, 27 November 2025.

Bahlil menegaskan bahwa perlindungan terhadap objek vital negara, khususnya sektor energi, membutuhkan kolaborasi lintas instansi. 


Menurutnya, setiap lembaga negara memiliki peran strategis untuk memastikan pasokan energi tetap aman.

“Saya pikir semua institusi negara harus berkolaborasi untuk mengamankan apa yang menjadi hal-hal penting bagi kepentingan negara,” ujarnya menjawab pertanyaan soal informasi dari Kementerian Pertahanan terkait rencana TNI menjaga kilang.

Ia menilai tidak ada persoalan terkait rencana tersebut, karena tujuan utamanya adalah memperkuat pertahanan dari potensi gangguan.

"Nggak ada masalah. Daripada orang sabotase, menjadi aparat keamanan TNI, polisi, itu penting,” tegas Bahlil.

Saat ditanya apakah ancaman sabotase sudah terdeteksi, Bahlil tidak merinci. Namun ia mengingatkan bahwa potensi gangguan terhadap fasilitas strategis selalu ada dan perlu diantisipasi secara serius. 

“Kalau itu ancamannya kita lihat. Potensi itu kan selalu kemungkinan ada,” tambahnya.

Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin sebelumnya mengungkapkan bahwa TNI akan ditugaskan untuk mengawasi kilang-kilang minyak milik PT Pertamina (Persero). 

Ia menegaskan bahwa kilang minyak merupakan instalasi strategis negara sehingga pengawasan oleh TNI termasuk bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang diatur dalam Undang-Undang TNI.

“Tugas-tugas pengamanan instalasi strategis, khususnya yang dimiliki oleh Pertamina, ini juga bagian dari OMSP dan ada di dalam Revisi Undang-Undang TNI yang Pasal 14 itu,” kata Sjafrie di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 24 November 2025. 

Penugasan itu direncanakan mulai berjalan pada Desember 2025, dengan TNI Angkatan Darat (TNI AD) sebagai pelaksana tugas pengawasan kilang. 

Operasionalnya akan dipantau oleh Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI untuk mendeteksi kemungkinan ancaman yang muncul sewaktu-waktu.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya