Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Naik Tipis Dibayangi Kenaikan Pasokan

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 09:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik tipis setelah sempat jatuh ke level terendah karena investor kembali menilai potensi kelebihan pasokan dan perkembangan terbaru soal rencana perdamaian antara Rusia dan Ukraina menjelang libur Thanksgiving di AS.

Dikutip dari Reuters, Kamis 27 November 2025, pada penutupan perdagangan Rabu harga minyak Brent ditutup naik 65 sen menjadi 63,13 Dolar AS per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 70 sen ke 58,65 Dolar AS per barel.

Kenaikan harga terjadi meski data menunjukkan stok minyak mentah AS melonjak 2,8 juta barel dalam sepekan terakhir, jauh di atas perkiraan analis. Lonjakan stok ini disebabkan meningkatnya impor minyak. “Kita sedang menuju kondisi kelebihan pasokan yang cukup besar,” kata John Kilduff dari Again Capital.


Di saat yang sama, jumlah rig minyak AS turun 12 menjadi 407 unit, level terendah sejak 2021. Sementara itu, tiga sumber OPEC+ mengatakan kelompok produsen minyak tersebut kemungkinan akan mempertahankan produksi pada rapat Minggu nanti.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve pada Desember juga membantu menahan harga minyak agar tidak jatuh lebih dalam, karena suku bunga yang lebih rendah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan permintaan energi.

Namun, pasar masih dibayangi ketidakpastian terkait pembicaraan perdamaian antara Rusia dan Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan siap melanjutkan kerangka kerja perdamaian yang didukung AS, pernyataan yang sempat menekan harga minyak ke posisi terendah satu bulan.

Di sisi lain, Konsorsium Pipa Kaspia (CPC), yang menangani sekitar 1,5 persen pasokan minyak global, kembali melanjutkan pengiriman setelah sempat dihentikan akibat serangan drone dari Ukraina awal pekan ini.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya