Berita

Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat menyambangi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Liga Muslim Dunia Syekh Dr. Muhammad bin Abdul Karim al-Issa. (Foto: Istimewa)

Politik

Sekjen Liga Muslim: Indonesia Berhasil Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 22:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia sangat mendukung inisiasi platform Liga Muslim Dunia yang diluncurkan di Makkah, Arab Saudi.

Hal tersebut disampaikan Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat menyambangi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Liga Muslim Dunia Syekh Dr. Muhammad bin Abdul Karim al-Issa di kantor Liga Muslim Dunia di Makkah, Arab Saudi.

Menurut Muzani, platform ini sangat penting di era digital yang perkembangan sangat maju dan cepat. Platform ini, akan berdampak mendekatkan pandangan-pandangan keagamaan, membangun jembatan antar mazhab Islam dengan tujuan akhir menyatukan umat Islam dalam satu persaudaraan dan kemanusian, serta menjauhkan dari sikap fanatisme kelompok. 


“Kami harap platform Liga Muslim bisa bermanfaat agar Islam menjadi agama yang rahmatan lil alamin dan kesadaran kita bersatu sesama umat Islam harus terus digelorakan bahwa itu adalah cara kita untuk bisa tetap kuat,” kata Muzani dalam keterangan tertulis, Rabu 26 November 2025.

Di kesempatan yang sama, Muzani mengatakan dirinya sebagai Ketua MPR memiliki tugas untuk menjaga harmoni antar masyarakat yang beragam dalam NKRI. 

“Sekarang di Indonesia kami menjalankan prinsip-prinsip keyakinan agama sama sekali tidak ada halangan dan negara memiliki fasilitas berbagai macam support undang-undang legalitas terhadap kebebasan menjalankan keyakinan agama,” tuturnya.

Muzani mengatakan, Indonesia juga siap menyambut kunjungan Sekjen Liga Muslim Dunia ke Jakarta pada awal Desember mendatang. 

Sementara Al Issa mengatakan bahwa Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia yang berhasil menjaga persatuan dalam keberagaman. 

Dia mengatakan, keberhasilan Indonesia dalam menjaga harmoni kebangsaan dalam perbedaan agama, suku, dan bahasa menjadi contoh penting bagi negara-negara lain, termasuk Arab Saudi. 

“Di benak kami, Indonesia sangat berhasil dalam menjaga persatuan dalam keberagaman masyarakatnya. Ini suatu hal yang istimewa dan memberi pengaruh besar bagi negara lain dan bagi kami,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya