Berita

Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina. (Foto: Deccan Herald)

Dunia

Hampir 10 Kg Emas Milik Mantan PM Bangladesh Disita

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 21:41 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Otoritas antikorupsi Bangladesh menyita hampir 10 kilogram emas dari loker bank milik mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina, Rabu, 26 November 2025.

Penyitaan dilakukan setelah pejabat Central Intelligence Cell (CIC) membuka loker yang sebelumnya disegel pada September 2025.

Emas itu berupa koin, emas batangan, dan perhiasan. Penyidik menduga Hasina gagal menyerahkan sejumlah hadiah resmi ke kas negara atau Toshakhana, seperti diwajibkan hukum.


Mereka juga menelusuri dugaan penggelapan pajak dan mengecek apakah emas tersebut tercatat dalam laporan pajaknya.

Kasus ini muncul di tengah situasi politik Bangladesh yang memanas setelah jatuhnya pemerintahan Hasina dan meningkatnya kekerasan jelang pemilu Februari 2026.

Awal bulan ini, Mahkamah Pidana Internasional menjatuhkan vonis mati kepada Hasina atas tindakan keras terhadap pemberontakan mahasiswa.

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyebut sekitar 1.400 orang tewas dalam aksi tersebut. 

"Hal ini sangat penting terutama ketika, seperti yang terjadi di sini, persidangan dilakukan secara in absentia dan berujung pada vonis hukuman mati," ujar Juru bicara OHCHR Ravina Shamdasani, dikutip dari Reuters, Rabu, 26 November 2025.

"Kami menyesalkan penjatuhan hukuman mati, kami menentangnya dalam segala situasi," tambahnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya