Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Presisi

Ribuan Polisi Siap Amankan Ijtima Ulama Dunia 2025 di Lampung

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 05:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan menggelar kegiatan Tactical Floor Game (TFG) untuk persiapan pengamanan Ijtima Ulama Dunia 2025 bertempat di Siger Lounge Polda Lampung pada Selasa, 25 November 2025.

TFG dihadiri pejabat utama Polda Lampung, PJU Polres Lampung Selatan, perwira pelaksana di lapangan, serta panitia pelaksana.

Pertemuan ini dilaksanakan  untuk menyamakan persepsi, memetakan potensi kerawanan, dan menentukan pola pengamanan dalam menghadapi kegiatan keagamaan berskala dengan kehadiran dari luar negeri.


Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto menjelaskan bahwa pelayanan harus menjadi fokus utama di setiap pos pengamanan yang sudah disiapkan sejak menyambut kedatangan para peserta dengan memastikan informasi layanan yang mudah diakses. 

“Pelayanan harus menjadi prioritas utama di seluruh pos. Pastikan informasi layanan dan pengamanan disediakan secara jelas agar mudah diakses jamaah. Pengamanan diperkuat melalui koordinasi dengan seluruh stakeholder, baik internal maupun eksternal,” ungkap Wakapolda dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, Rabu, 26 November 2025.

Ia juga meminta agar panitia dan aparat memastikan ketersediaan alat kesehatan yang diperlukan jamaah, serta mengecek mobilitas kendaraan dan kesiapan sarana prasarana pendukung pengamanan.

Panitia Ijtima Ulama Dunia 2025 yang juga hadir menyampaikan kesiapan awal, termasuk fasilitas vital dan teknis mobilitas jamaah.

“Kami sudah menyiapkan 105 mobil pribadi sebagai kendaraan operasional panitia,” ujar perwakilan panitia.

Panitia juga mengungkap telah menyediakan sekitar 3.000 kamar mandi, kantong-kantong parkir di area dalam, serta pengaturan lalu lintas internal yang berlaku hanya untuk kendaraan berstiker panitia.

“Kami siapkan pos-pos lengkap dengan tugas masing-masing, mulai dari pengamanan VVIP hingga area istirahat. Kami berharap rekan kepolisian bisa membantu memastikan keamanan setiap pos,” lanjutnya.

Panitia juga meminta agar petugas kepolisian melakukan pengecekan setiap dua jam di setiap pos sesuai pola pengamanan yang mereka terapkan.

Sementara itu Wakapolres Lampung Selatan, Kompol Made Silpa Yudiawan, menyampaikan bahwa tahap awal kegiatan pengamanan menyiagakan personel dari Polres Lampung Selatan.

“Namun untuk kegiatan puncak tanggal 28–30, kami sudah menyiapkan kurang lebih 1.120 personel yang akan mengikuti apel sarpras,” jelasnya.

Seluruh personel tersebut akan ditempatkan di berbagai pos yang telah ditetapkan panitia, memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan aman dan optimal.

Selanjutnya Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol. Yustanto Mujiharso menekankan pentingnya koordinasi cepat antara sekuriti internal panitia dan aparat kepolisian.

“Jika ada permasalahan sekecil apa pun, segera koordinasikan dengan kami. Tujuannya agar kondisi dapat dinetralisir lebih cepat, mencegah situasi kecil berkembang menjadi besar,” tegasnya.

Pelaksanaan TFG ini menjadi memastikan seluruh pihak memahami alur pengamanan, pergerakan massa jamaah, mekanisme pengaturan kendaraan, pelayanan kesehatan, hingga langkah-langkah kontijensi.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya