Berita

Kuasa hukum Ira Puspadewi, Susilo Aribowo di Gedung Merah Putih KPK, Selasa, 25 November 2025. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Ira Puspadewi Minta Dibebaskan KPK Malam Ini

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 20:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi meminta KPK segera membebaskannya setelah proses rehabilitasi disetujui Presiden Prabowo Subianto.

Harapan tersebut disampaikan kuasa hukum Ira, Susilo Aribowo saat menyambangi Gedung KPK, Selasa malam, 25 November 2025.

"Saya belum tahu apakah KPK sudah menerima suratnya. Kalau sudah, saya akan menanyakan apakah bisa dilakukan pembebasan malam ini," kata Susilo.


Pantauan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Susilo tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 19.42 WIB. Ia menegaskan, kedatangannya ke KPK untuk mengecek surat Kementerian Hukum soal rehabilitasi kliennya sudah diterima KPK.

"Kalau sudah sampai tentu kita akan mengajukan pembebasan terhadap Ibu Ira. Harapan saya malam ini," pungkasnya.

Presiden Prabowo telah menandatangani surat rehabilitasi untuk tiga mantan petinggi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), yakni Ira Puspadewi, Muhammad Yusuf Hadi, dan Harry Muhammad Adhi Caksono dalam perkara Nomor 68 Pidsus/ TPK/2025/PN/Jakarta Pusat.

"Alhamdulillah pada hari ini, Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani surat rehabilitasi terhadap ketiga nama tersebut,” kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Istana Merdeka, Jakarta hari ini.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya