Berita

Wakil Ketua DPR Saan Mustopa (paling kiri). (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Saan Mustopa:

Penculikan Anak Kejahatan Serius yang Butuh Respons Cepat

KPAI dan Polisi Didorong Proaktif
SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 13:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta aparat kepolisian dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) lebih proaktif dalam mencegah serta menangani maraknya kasus penculikan anak yang belakangan kembali terjadi.

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa menegaskan, kasus penculikan anak adalah kejahatan serius yang membutuhkan respons cepat dan langkah pencegahan yang terkoordinasi.

“Kita sangat berharap dan meminta kepolisian untuk cepat tanggap dan bisa lebih gesit lagi dalam menangani berbagai kasus-kasus kejahatan terutama terkait dengan penculikan terhadap anak-anak,” kata Saan dalam jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa 25 November 2025. 


Saan menambahkan, DPR melalui Komisi III akan mendorong Polri untuk meningkatkan kewaspadaan dan penanganan kasus. Selain itu, KPAI pun diminta berkolaborasi dengan kepolisian agar pencegahan dan penanganan bisa berjalan lebih efektif.

Belakangan ramai terkait kasus penculikan anak-anak. Alvaro Kiano Nugroho anak usia 6 tahun yang sempat dikabarkan hilang sejak 6 Maret 2025, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa baru-baru ini.

"Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan tersangka sudah diamankan,” ujar Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, Minggu 23 November 2025.

Alvaro tewas dibunuh oleh tersangka Alex Iskandar (49) yang merupakan ayah tirinya. 

Adapun, polisi belakangan mengungkap motif pembunuhan karena dendam pribadi terhadap sang istri, yang dicurigai memiliki hubungan dengan pria lain selama bekerja di luar negeri.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya