Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Melonjak 1 Persen

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 07:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas global di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange melonjak lebih dari 1 persen karena meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga acuannya pada bulan Desember.

Keyakinan ini menguat setelah Presiden Fed New York, John Williams, mengisyaratkan bahwa suku bunga AS dapat turun dalam waktu dekat tanpa mengganggu target inflasi. Menurut FedWatch Tool CME Group, spekulasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Desember mencapai 79 persen.

Investor kini menunggu rilis data-data penting AS yang tertunda, seperti penjualan ritel, klaim pengangguran, dan indeks harga produsen. Para analis memperkirakan data ini akan cenderung lemah dengan inflasi yang tidak terlalu tinggi, kondisi yang positif untuk emas.


Perundingan damai antara AS dan Ukraina terkait perang Rusia juga menjadi faktor pendukung minat terhadap emas, meskipun pergerakan harganya diperkirakan Analis StoneX akan bertahan dalam kisaran 4.000 hingga 4.100 Dolar AS.

Harga emas spot: melonjak 1,2 persen menjadi 4.111,86 Dolar per ons pada penutupan perdagangan Senin 24 November 2025 waktu setempat atau Selasa dini hari WIB. Sementara emas berjangka AS ditutup naik 0,4 persen menjadi 4.094,2 Dolar AS per ons.

Harga logam mulia lainnya ikut melesat. Perak naik 1,7 persen menjadi 50,84 Dolar AS. Platinum melambung 2,3 persen menjadi 1.545,91. Paladium menguat 1,7 persen menjadi 1.398,21 Dolar AS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya