Berita

Hans Patuwo dan Patrick Walujo. (Foto: Dok GoTo)

Bisnis

Direktur Utama GoTo Patrick Walujo Mundur, Struktur Kepemimpinan Dirombak

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 12:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan pengunduran diri Patrick Walujo dari kursi Direktur Utama pada Senin 24 November 2025. Posisinya akan digantikan oleh Hans Patuwo. 

GoTo menegaskan bahwa perpindahan kepemimpinan ini merupakan proses yang dirancang untuk menjaga stabilitas perusahaan serta memperkuat arah bisnis menuju profitabilitas.

Meski demikian pengunduran diri ini berlangsung di tengah spekulasi adanya tekanan dari investor utama GoTo terkait rencana merger atau akuisisi dengan Grab. Namun, Patrick tidak menyinggung isu tersebut secara langsung, ia menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran internal atas kerja sama selama masa kepemimpinannya.


“Kerja keras seluruh tim telah menjadi kunci dalam membawa GoTo pada posisi yang lebih baik. Saya juga ingin memberikan selamat kepada Hans, yang telah memegang peran penting dalam perjalanan GoTo selama hampir satu dekade,” ujar Patrick dalam keterangan resminya.

“Beliau memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai operasional GoTo, kapabilitas kepemimpinan yang telah teruji serta integritas yang dimilikinya menjadikan Hans sosok yang tepat untuk memimpin GoTo memasuki babak baru perjalanannya,” tambahnya. 

Nama Hans Patuwo akan dibawa ke Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Desember 2025 untuk mendapatkan persetujuan resmi dari para pemegang saham. Struktur kepemimpinan baru ini diharap dapat memperkuat kesinambungan strategi serta eksekusi operasional perusahaan.

Komisaris Utama GoTo, Agus Martowardojo turut memberikan apresiasi kepada Patrick atas masa kepemimpinannya serta dukungan terhadap nominasi Hans.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Patrick atas kepemimpinannya yang luar biasa selama dua setengah tahun terakhir. Saya juga menyampaikan selamat kepada Hans yang telah dinominasikan sebagai Direktur Utama GoTo,” ucapnya.

Hans sendiri bukan sosok baru di GoTo. Hampir delapan tahun di Gojek, GoPay, dan GoTo, ia telah memimpin lini utama perusahaan mulai dari operasional transportasi hingga ekspansi layanan finansial. Rekam jejak Hans juga didukung oleh pengalaman internasional di AS, Tiongkok, Singapura, serta posisinya sebagai Partner di McKinsey sebelum bergabung dengan Gojek.

Selain pergantian CEO, GoTo juga mengumumkan perubahan manajemen lainnya. Ade Mulyana mengundurkan diri dari jabatan Direktur Public Affairs dan Communications, sementara di jajaran Dewan Komisaris, Pablo Malay dan Winato Kartono turut mengajukan pengunduran diri. 

Sebagai gantinya, Andre Soelistyo dan Santoso Kartono dinominasikan untuk masuk ke Dewan Komisaris. Keduanya disebut memiliki pengalaman strategis serta mendalam mengenai teknologi dan investasi yang akan memperkuat fungsi pengawasan dan tata kelola perusahaan sebagai bagian dari Dewan Komisaris.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya