Berita

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (Foto: Biro Pers Sekretariat Wakil Presiden)

Dunia

Gibran Tekankan Keadilan Global dalam Pemanfaatan AI di Sesi ke-3 KTT G20

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 09:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya keadilan global dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) pada sesi ke-3 KTT G20 di Johannesburg, Minggu waktu setempat, 23 November 2025. 

Ia menjelaskan bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memiliki keyakinan kuat bahwa transisi teknologi yang adil dapat diwujudkan. 

Menurutnya kesetaraan akses teknologi merupakan prasyarat untuk menciptakan masa depan yang setara. 


“Masa depan yang adil dan setara adalah tujuan kita bersama. Namun kita harus jujur, apakah kita bergerak mendekati masa depan itu, atau justru menjauh darinya?” ujarnya. 

Ia mengingatkan bahwa AI saat ini masih didominasi negara maju dan korporasi besar sehingga berpotensi memperlebar jurang ketimpangan.

Gibran menekankan bahwa transformasi digital tidak boleh mengulang ketidakadilan dari revolusi industri sebelumnya.

“Revolusi ini harus adil dan harus bermanfaat bagi rakyat. G20 harus memastikan bahwa AI menjadi kekuatan untuk inklusi,” tegasnya. 

Karena itu, ia mendorong tata kelola AI yang etis dan akses setara terhadap data, sistem pelatihan, dan platform digital global.

Gibran juga menggarisbawahi ketimpangan rantai pasok mineral kritis yang selama ini membuat negara berkembang hanya mengekspor bahan mentah tanpa menikmati nilai tambah.

Sebagai contoh, Gibran menyampaikan langkah Indonesia dalam membangun industri dalam negeri dan hilirisasi untuk memastikan manfaat sumber daya alam kembali kepada rakyat. 

“Ini bukan tentang menutup pintu. Ini tentang membuka kemitraan yang adil, menghubungkan investasi, transfer teknologi, dan praktik yang bertanggung jawab,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya