Berita

Ilustrasi Rupiah (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Kinerja Perbankan Diprediksi Tetap Solid hingga Akhir 2025

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) Triwulan IV-2025 menunjukkan bahwa bank-bank di Indonesia sangat optimis terhadap kinerja mereka hingga akhir tahun 2025. Optimisme ini diukur melalui Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) yang berada di level 66 (zona optimis).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan keyakinan perbankan didorong oleh ekspektasi kondisi makroekonomi domestik yang membaik (ditunjukkan oleh Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi/IKM sebesar 63) serta kemampuan bank dalam mengelola risiko.

Faktor-faktor yang mendukung optimisme ini meliputi; 
- Aktivitas Akhir Tahun: Peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru

- Aktivitas Akhir Tahun: Peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru
- Dukungan Pemerintah: Stimulus pemerintah yang diperkirakan meningkatkan daya beli
- Kondisi Makro: Penurunan BI Rate dan penguatan nilai tukar Rupiah

Meskipun demikian, peningkatan aktivitas ekonomi dan konsumsi ini diperkirakan akan memicu kenaikan inflasi.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi M. Ismail Riyadi mengungkapkan, Inflasi diperkirakan turut meningkat sebagai akibat peningkatan aktivitas ekonomi dan konsumsi ini. 

Risiko perbankan pada triwulan IV-2025 dinilai masih terkendali dengan Indeks Persepsi Risiko (IPR) sebesar 57 (zona optimis). Hal ini karena kualitas kredit (NPL) diperkirakan tetap baik, dan Posisi Devisa Netto (PDN) tetap rendah (long position).

Ekspektasi terhadap kinerja bank secara keseluruhan sangat optimis dengan Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) sebesar 78.

Kredit diproyeksikan akan tumbuh seiring dengan meningkatnya permintaan dan upaya bank melakukan ekspansi. Sementara sektor yang menjadi motor penggerak kredit adalah Industri Pengolahan, Pertambangan dan Penggalian, serta Pengangkutan dan Pergudangan.

Dana Pihak Ketiga (DPK) juga diperkirakan tumbuh sejalan dengan upaya bank mencari sumber dana untuk mendukung pertumbuhan kredit dan menjaga likuiditas.

Mendekati akhir tahun, sebagian besar bank yang disurvei yakin bahwa target Rencana Bisnis Bank (RBB) untuk pertumbuhan kredit dan DPK pada tahun 2025 dapat tercapai.

“Berdasarkan hasil SBPO, sebagian besar bank optimistis bahwa target kredit dan DPK dapat tercapai sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2025,” ujar  M. Ismail Riyadi  dalam keterangannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin 24 November 2025.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya