Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Johannesburg, Afrika Selatan (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Global

Airlangga: Angola dan Ethiopia Tertarik Kerja Sama Pertanian dengan Indonesia

MINGGU, 23 NOVEMBER 2025 | 14:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah negara Afrika menunjukkan ketertarikan yang kian besar untuk memperkuat hubungan kerja sama dengan Indonesia. 

Kabar itu diungkap oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di sela rangkaian KTT G20 yang digelar di Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu waktu setempat, 21 November 2025. 

Dikatakan bahwa dua negara Afrika yakni Angola dan Ethiopia menyampaikan menyatakan minat untuk memperkuat kolaborasi khususnya di sektor pertanian. 


Delegasi kedua negara bahkan berencana melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada tahun 2026 guna membahas peluang kemitraan secara lebih konkret.

“Anggola maupun Ethiopia menyatakan keinginan untuk berkunjung ke Indonesia dan tadi disampaikan mungkin pada kesempatan pertama di tahun depan mereka ingin berkunjung ke Indonesia. Dan tadi karena sudah ada minat mereka untuk sektor tertentu termasuk pertanian," ujarnya.

Airlangga menambahkan, pemerintah Indonesia akan menyiapkan langkah teknis melalui kementerian terkait untuk membuka peluang kerja sama baru, khususnya di sektor pertanian, sehingga dapat memperluas potensi investasi Indonesia dengan negara-negara Afrika.

“Nanti Menteri terkait kami akan sampaikan kepada Bapak Presiden untuk bisa berkunjung lebih dulu, agar bisa memperdalam keinginan kerjasama berbagai negara, salah satunya kalau di Ethiopia beberapa investor Indonesia sudah masuk di sana 5-6 perusahaan,” ungkap Airlangga.

Selain Angola dan Ethiopia, Finlandia juga menunjukkan minat untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya dalam industri pusat data (data center) yang menyediakan fasilitas fisik bagi server, sistem komputer, dan infrastruktur digital lainnya.

"Negara lain yang seperti kita tahu Negara dengan teknologi tinggi mereka berminat untuk masuk di dalam data center dan juga untuk yang terkait dengan telekomunikasi," kata Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, Airlangga juga menyebut adanya perkembangan kerja sama di sektor industri pertahanan. Ia menyinggung penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait rencana pembangunan fasilitas bahan peledak. 

“Kemarin ada MOU sudah dilaksanakan antara PT Dahana dan Rheinmetall, tentang kerjasama dan pendirian fasilitas untuk bahan peledak,” pungkasnya.

Di sektor energi, Airlangga mengungkap adanya rencana investasi hulu migas senilai sekitar 2,6 miliar dolar AS. Investasi tersebut, kata dia, masih berada pada tahap lanjutan antara Pertamina dan mitra internasionalnya. 

“Teknisnya nanti akan diteliti kemudian juga ada di hulu migas dengan perkiraan investasi sekitar  2,6 miliar dolar AS,” tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya