Berita

Pesawat BRO Skydive Indonesia jatuh di Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Karawang pada Jumat sore, 21 November 2025. (Foto: Humas Polda Jabar

Presisi

Pesawat BRO Skydive Jatuh di Karawang, Seluruh Penumpang Selamat

SABTU, 22 NOVEMBER 2025 | 05:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebuah pesawat BRO Skydive Indonesia dengan nomor registrasi PK-WMP dilaporkan jatuh di Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Karawang, Jawa Barat pada Jumat sore, 21 November 2025.

Pesawat milik PT. Wise Air jenis GA28 AIRPANE tahun 2004 yang terbang dari Tangerang menuju Cirebon ini membawa lima orang awak.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan bila pesawat jatuh diduga kuat karena adanya teknikal error.


"Pesawat lepas landas dari Bandara Budiharto Tangerang menuju Bandara Cakrabuana Cirebon. Diduga akibat teknikal error berupa loss power kemudian pesawat mendarat darurat sekitar pukul.14.20 Wib di pesawahan Dusun Waluya Desa Kertawaluya Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang," kata Hendra dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 22 November 2025.

Pasca-pesawat jatuh, petugas gabungan Polri, TNI, BPBD, dan unsur pemerintah daerah langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pengecekan TKP, evakuasi, serta pengamanan area jatuhnya pesawat.

"Cek TKP, polisi langsung memasang garis polisi dan Sie Dokes Polres Karawang Aiptu Linda memeriksa kesehatan seluruh awak pesawat. Semua awak pesawat dalam keadaan sehat," pungkas Hendra.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya