Berita

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf di Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada Rabu, 5 Februari 2025. (RMOL)

Politik

Benar Pengurus Syuriyah Minta Yahya Cholil Mundur atau Diberhentikan

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 21:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua PBNU Bidang Pendidikan dan Hukum, Prof. Mukri, angkat suara soal beredarnya risalah rapat harian Syuriyah yang meminta Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU dalam waktu tiga hari atau akan diberhentikan.

Lewat pesan singkat kepada redaksi, Prof. Mukri membenarkan keaslian dokumen tersebut.

“Benar,” jawabnya singkat, Jumat, 21 November 2025.


Namun ketika ditanya lebih jauh mengenai siapa sosok yang disiapkan sebagai pengganti Gus Yahya, Prof. Mukri memilih tidak menjawab. 

Ia hanya meneruskan pesan Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yang meminta seluruh jajaran NU tidak terprovokasi dan tetap menjaga suasana tetap sejuk.

Gus Ipul menegaskan bahwa dinamika yang sedang terjadi merupakan persoalan organisasi biasa dan saat ini tengah ditangani oleh jajaran Syuriah PBNU sesuai mekanisme internal. Karena itu, seluruh level kepengurusan diminta tetap fokus menjaga keteduhan.

“Ini dinamika organisasi yang sedang berjalan. Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang, tidak terbawa arus berita yang menyesatkan, dan tidak memperbesar kesalahpahaman,” ujar Gus Ipul.

Ia menekankan pesan ini berlaku untuk semua tingkatan, mulai dari PBNU, PWNU, PCNU, MWCNU, hingga Ranting NU, agar tidak terpancing berbagai spekulasi yang berkembang di luar.

Situasi panas di internal PBNU mencuat setelah rapat harian Syuriyah menilai adanya pelanggaran serius terkait penyelenggaraan AKN NU, undangan narasumber yang disebut terkait jaringan Zionisme internasional, hingga dugaan persoalan tata kelola keuangan. Keputusan final kini berada di tangan Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya